Konsep Pengelolaan Kebun Campuran dalam Rangka Penyediaan Bahan Baku Alat Musik Tradisional Jawa Barat, Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Penyimpanan Karbon
Alat musik tradisional di Jawa Barat sebagai pengiring pada upacara tradisional mempertegas hubungan harmonis antara manusia, lingkungan alam dan pencipta. Namun terdapat penurunan penggunaan alat musik tradisional salah satunya disebabakan berkurangnya ketersediaan bahan baku. Pengelolaan lahan den...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Diponegoro University
2024-06-01
|
| Series: | Jurnal Ilmu Lingkungan |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/54030 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1849697614826569728 |
|---|---|
| author | Fadillah Utami Parikesit Parikesit Susanti Withaningsih |
| author_facet | Fadillah Utami Parikesit Parikesit Susanti Withaningsih |
| author_sort | Fadillah Utami |
| collection | DOAJ |
| description | Alat musik tradisional di Jawa Barat sebagai pengiring pada upacara tradisional mempertegas hubungan harmonis antara manusia, lingkungan alam dan pencipta. Namun terdapat penurunan penggunaan alat musik tradisional salah satunya disebabakan berkurangnya ketersediaan bahan baku. Pengelolaan lahan dengan kebun campuran bisa menjadi alternatif dalam upaya pelestarian bahan baku alat musik dengan menanam jenis kayu-kayuan (pohon) dan bambu. Tujuan dari penelitian ini adalah menyusun konsep pengelolaan kebun campuran untuk mendukung upaya pelestarian alat musik tradisional Jawa Barat, dimana kebun campuran dapat direvitalisasi dan ditingkatkan kuantitasnya dalam rangka mensuplai kebutuhan bahan baku tersebut, sekaligus mengkonservasi keanekaragaman hayati dan meningkatkan simpanan karbon pada tanaman. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara semiterstruktur dengan purposive sampling, studi pustaka dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan Jawa Barat memiliki 31 alat musik tradisional dengan 5 tipe alat musik tradisional. Terdapat 23 spesies dan 5 spesies bambu digunakan sebagai bahan baku dengan kriteria tertentu. Upaya pelestarian terus dilakukan sampai saat ini meliputi pendidikan, pertunjukkan, pengarsipan, pelatihan, kolaborasi dan menciptakan trend. Ketersediaan alat musik dalam pelestarian diperlukan untuk dikenalkan ke generasi berikutnya. Proses pengelolaan kebun campuran untuk sampai ke konsumen diperlukan modern management. Pengelolaan pun menghadapi hambatan berupa perubahan iklim yang tidak menentu. |
| format | Article |
| id | doaj-art-3240d2cc887545448a0db53c6afbddd4 |
| institution | DOAJ |
| issn | 1829-8907 |
| language | Indonesian |
| publishDate | 2024-06-01 |
| publisher | Diponegoro University |
| record_format | Article |
| series | Jurnal Ilmu Lingkungan |
| spelling | doaj-art-3240d2cc887545448a0db53c6afbddd42025-08-20T03:19:10ZindDiponegoro UniversityJurnal Ilmu Lingkungan1829-89072024-06-0122486887710.14710/jil.22.4.868-87723763Konsep Pengelolaan Kebun Campuran dalam Rangka Penyediaan Bahan Baku Alat Musik Tradisional Jawa Barat, Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Penyimpanan KarbonFadillah Utami0Parikesit Parikesit1https://orcid.org/0000-0001-8214-7126Susanti Withaningsih2https://orcid.org/0000-0002-5893-0222Program Studi Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Padjadjaran, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia 40132, IndonesiaProgram Studi Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Padjadjaran, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia 40132, IndonesiaProgram Studi Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Padjadjaran, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia 40132, IndonesiaAlat musik tradisional di Jawa Barat sebagai pengiring pada upacara tradisional mempertegas hubungan harmonis antara manusia, lingkungan alam dan pencipta. Namun terdapat penurunan penggunaan alat musik tradisional salah satunya disebabakan berkurangnya ketersediaan bahan baku. Pengelolaan lahan dengan kebun campuran bisa menjadi alternatif dalam upaya pelestarian bahan baku alat musik dengan menanam jenis kayu-kayuan (pohon) dan bambu. Tujuan dari penelitian ini adalah menyusun konsep pengelolaan kebun campuran untuk mendukung upaya pelestarian alat musik tradisional Jawa Barat, dimana kebun campuran dapat direvitalisasi dan ditingkatkan kuantitasnya dalam rangka mensuplai kebutuhan bahan baku tersebut, sekaligus mengkonservasi keanekaragaman hayati dan meningkatkan simpanan karbon pada tanaman. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara semiterstruktur dengan purposive sampling, studi pustaka dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan Jawa Barat memiliki 31 alat musik tradisional dengan 5 tipe alat musik tradisional. Terdapat 23 spesies dan 5 spesies bambu digunakan sebagai bahan baku dengan kriteria tertentu. Upaya pelestarian terus dilakukan sampai saat ini meliputi pendidikan, pertunjukkan, pengarsipan, pelatihan, kolaborasi dan menciptakan trend. Ketersediaan alat musik dalam pelestarian diperlukan untuk dikenalkan ke generasi berikutnya. Proses pengelolaan kebun campuran untuk sampai ke konsumen diperlukan modern management. Pengelolaan pun menghadapi hambatan berupa perubahan iklim yang tidak menentu.https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/54030konsep pengelolaankebun campuranalat musik tradisional jawa baratkeanekaragaman hayatipenyimpanan karbon |
| spellingShingle | Fadillah Utami Parikesit Parikesit Susanti Withaningsih Konsep Pengelolaan Kebun Campuran dalam Rangka Penyediaan Bahan Baku Alat Musik Tradisional Jawa Barat, Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Penyimpanan Karbon Jurnal Ilmu Lingkungan konsep pengelolaan kebun campuran alat musik tradisional jawa barat keanekaragaman hayati penyimpanan karbon |
| title | Konsep Pengelolaan Kebun Campuran dalam Rangka Penyediaan Bahan Baku Alat Musik Tradisional Jawa Barat, Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Penyimpanan Karbon |
| title_full | Konsep Pengelolaan Kebun Campuran dalam Rangka Penyediaan Bahan Baku Alat Musik Tradisional Jawa Barat, Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Penyimpanan Karbon |
| title_fullStr | Konsep Pengelolaan Kebun Campuran dalam Rangka Penyediaan Bahan Baku Alat Musik Tradisional Jawa Barat, Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Penyimpanan Karbon |
| title_full_unstemmed | Konsep Pengelolaan Kebun Campuran dalam Rangka Penyediaan Bahan Baku Alat Musik Tradisional Jawa Barat, Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Penyimpanan Karbon |
| title_short | Konsep Pengelolaan Kebun Campuran dalam Rangka Penyediaan Bahan Baku Alat Musik Tradisional Jawa Barat, Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Penyimpanan Karbon |
| title_sort | konsep pengelolaan kebun campuran dalam rangka penyediaan bahan baku alat musik tradisional jawa barat konservasi keanekaragaman hayati dan penyimpanan karbon |
| topic | konsep pengelolaan kebun campuran alat musik tradisional jawa barat keanekaragaman hayati penyimpanan karbon |
| url | https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/54030 |
| work_keys_str_mv | AT fadillahutami konseppengelolaankebuncampurandalamrangkapenyediaanbahanbakualatmusiktradisionaljawabaratkonservasikeanekaragamanhayatidanpenyimpanankarbon AT parikesitparikesit konseppengelolaankebuncampurandalamrangkapenyediaanbahanbakualatmusiktradisionaljawabaratkonservasikeanekaragamanhayatidanpenyimpanankarbon AT susantiwithaningsih konseppengelolaankebuncampurandalamrangkapenyediaanbahanbakualatmusiktradisionaljawabaratkonservasikeanekaragamanhayatidanpenyimpanankarbon |