Peran takut akan kebahagiaan terhadap kesehatan mental masyarakat Indonesia berdasarkan konsep dua kontinuum kesehatan mental
Takut akan kebahagiaan merupakan pemikiran bahwa kebahagiaan mungkin memiliki konsekuensi negatif. Pemikiran ini diduga merujuk pada perilaku menghindari emosi positif yang akhirnya mengarah pada kesehatan mental yang lebih rendah, baik dari segi keberfungsian psikologis, maupun disfungsi psikologi...
Saved in:
| Main Authors: | Asalia Najib, Asteria Devy Kumalasari, Zainal Abidin |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara
2025-05-01
|
| Series: | Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://www.publication.k-pin.org/index.php/jpu/article/view/1014 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Similar Items
-
Makna dan Sumber Kebahagiaan Remaja Suku Minangkabau
by: Niken Hartati
Published: (2017-06-01) -
Najmniejsze miasta w Polsce w ujęciu koncepcji kontinuum miejsko-wiejskiego
by: Barbara Konecka-Szydłowska
Published: (2018-08-01) -
A note on subject clitics in Akan
by: Richard Campbell
Published: (1998-06-01) -
Hubungan Literasi Kesehatan Mental dengan Distres Psikologis pada Mahasiswa Non-Kesehatan
by: Aisha Fauzi, et al.
Published: (2023-12-01) -
Gambaran Skrining Kesehatan Mental Gen Z dengan SRQ-29
by: Noki Irawan Saputra, et al.
Published: (2025-06-01)