Peran takut akan kebahagiaan terhadap kesehatan mental masyarakat Indonesia berdasarkan konsep dua kontinuum kesehatan mental

Takut akan kebahagiaan merupakan pemikiran bahwa kebahagiaan mungkin memiliki konsekuensi negatif. Pemikiran ini diduga merujuk pada perilaku menghindari emosi positif yang akhirnya mengarah pada kesehatan mental yang lebih rendah, baik dari segi keberfungsian psikologis, maupun disfungsi psikologi...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Asalia Najib, Asteria Devy Kumalasari, Zainal Abidin
Format: Article
Language:English
Published: Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara 2025-05-01
Series:Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology
Subjects:
Online Access:https://www.publication.k-pin.org/index.php/jpu/article/view/1014
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849312865048068096
author Asalia Najib
Asteria Devy Kumalasari
Zainal Abidin
author_facet Asalia Najib
Asteria Devy Kumalasari
Zainal Abidin
author_sort Asalia Najib
collection DOAJ
description Takut akan kebahagiaan merupakan pemikiran bahwa kebahagiaan mungkin memiliki konsekuensi negatif. Pemikiran ini diduga merujuk pada perilaku menghindari emosi positif yang akhirnya mengarah pada kesehatan mental yang lebih rendah, baik dari segi keberfungsian psikologis, maupun disfungsi psikologis. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengukur peran takut akan kebahagiaan terhadap kesehatan mental menggunakan dua kontinuum agar mencakup keberfungsian psikologis sebagai kontinum sehat mental dan disfungsi psikologis sebagai kontinum sakit mental pada masyarakat Indonesia. Dengan teknik non-probability sampling dengan tipe conveniece sampling dan menyebarkannya melalui media sosial, sampel yang dilibatkan berjumlah 1720 warga negara Indonesia yang berusia minimal 18 tahun dan bertempat tinggal di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan takut akan kebahagiaan secara signifikan berperan negatif terhadap kontinum sehat mental dan berperan secara positif terhadap kontinum sakit mental pada masyarakat Indonesia. Ditemukan juga perbedaan skor takut akan kebahagiaan pada setiap kategori kesehatan mental, di mana skor takut akan kebahagiaan tertinggi terdapat pada kategori floundering dan terendah berada pada kategorisasi flourishing.
format Article
id doaj-art-316bad2fbbb44bb19f4909ee495503f2
institution Kabale University
issn 2088-4230
2580-1228
language English
publishDate 2025-05-01
publisher Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara
record_format Article
series Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology
spelling doaj-art-316bad2fbbb44bb19f4909ee495503f22025-08-20T03:52:56ZengKonsorsium Psikologi Ilmiah NusantaraJurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology2088-42302580-12282025-05-0110.24854/jpu1014Peran takut akan kebahagiaan terhadap kesehatan mental masyarakat Indonesia berdasarkan konsep dua kontinuum kesehatan mentalAsalia Najib0Asteria Devy Kumalasari1Zainal Abidin2Program Studi Magister Psikologi Profesi, Fakultas Psikologi, Universitas Padjadjaran, Jl. Raya Bandung, Sumedang KM. 21, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45363Program Studi Magister Psikologi Profesi, Fakultas Psikologi, Universitas Padjadjaran, Jl. Raya Bandung, Sumedang KM. 21, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45363Program Studi Magister Psikologi Profesi, Fakultas Psikologi, Universitas Padjadjaran, Jl. Raya Bandung, Sumedang KM. 21, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45363 Takut akan kebahagiaan merupakan pemikiran bahwa kebahagiaan mungkin memiliki konsekuensi negatif. Pemikiran ini diduga merujuk pada perilaku menghindari emosi positif yang akhirnya mengarah pada kesehatan mental yang lebih rendah, baik dari segi keberfungsian psikologis, maupun disfungsi psikologis. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengukur peran takut akan kebahagiaan terhadap kesehatan mental menggunakan dua kontinuum agar mencakup keberfungsian psikologis sebagai kontinum sehat mental dan disfungsi psikologis sebagai kontinum sakit mental pada masyarakat Indonesia. Dengan teknik non-probability sampling dengan tipe conveniece sampling dan menyebarkannya melalui media sosial, sampel yang dilibatkan berjumlah 1720 warga negara Indonesia yang berusia minimal 18 tahun dan bertempat tinggal di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan takut akan kebahagiaan secara signifikan berperan negatif terhadap kontinum sehat mental dan berperan secara positif terhadap kontinum sakit mental pada masyarakat Indonesia. Ditemukan juga perbedaan skor takut akan kebahagiaan pada setiap kategori kesehatan mental, di mana skor takut akan kebahagiaan tertinggi terdapat pada kategori floundering dan terendah berada pada kategorisasi flourishing. https://www.publication.k-pin.org/index.php/jpu/article/view/1014dua kontinuumkesehatan mentaltakut akan kebahagiaan
spellingShingle Asalia Najib
Asteria Devy Kumalasari
Zainal Abidin
Peran takut akan kebahagiaan terhadap kesehatan mental masyarakat Indonesia berdasarkan konsep dua kontinuum kesehatan mental
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology
dua kontinuum
kesehatan mental
takut akan kebahagiaan
title Peran takut akan kebahagiaan terhadap kesehatan mental masyarakat Indonesia berdasarkan konsep dua kontinuum kesehatan mental
title_full Peran takut akan kebahagiaan terhadap kesehatan mental masyarakat Indonesia berdasarkan konsep dua kontinuum kesehatan mental
title_fullStr Peran takut akan kebahagiaan terhadap kesehatan mental masyarakat Indonesia berdasarkan konsep dua kontinuum kesehatan mental
title_full_unstemmed Peran takut akan kebahagiaan terhadap kesehatan mental masyarakat Indonesia berdasarkan konsep dua kontinuum kesehatan mental
title_short Peran takut akan kebahagiaan terhadap kesehatan mental masyarakat Indonesia berdasarkan konsep dua kontinuum kesehatan mental
title_sort peran takut akan kebahagiaan terhadap kesehatan mental masyarakat indonesia berdasarkan konsep dua kontinuum kesehatan mental
topic dua kontinuum
kesehatan mental
takut akan kebahagiaan
url https://www.publication.k-pin.org/index.php/jpu/article/view/1014
work_keys_str_mv AT asalianajib perantakutakankebahagiaanterhadapkesehatanmentalmasyarakatindonesiaberdasarkankonsepduakontinuumkesehatanmental
AT asteriadevykumalasari perantakutakankebahagiaanterhadapkesehatanmentalmasyarakatindonesiaberdasarkankonsepduakontinuumkesehatanmental
AT zainalabidin perantakutakankebahagiaanterhadapkesehatanmentalmasyarakatindonesiaberdasarkankonsepduakontinuumkesehatanmental