PENENTUAN PORTOFOLIO DAN VALUE AT RISK MENGGUNAKAN MODEL ARMA-GARCH

Dalam dunia investasi saham merupakan bentuk yang paling populer di kalangan masyarakat. Pada saham terdapat nilai risiko dan nilai ekspektasi return yang perlu dipertimbangkan oleh investor. Nilai Ekspektasi return dapat dihitung menggunakan model analisis deret waktu yaitu ARMA, sedangkan nilai ri...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Adellara Mutya R, Maiyastri Maiyastri, Yudiantri Asdi
Format: Article
Language:English
Published: Department of Mathematics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Andalas 2019-07-01
Series:Jurnal Matematika UNAND
Online Access:https://jmua.fmipa.unand.ac.id/index.php/jmua/article/view/400
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850199486168563712
author Adellara Mutya R
Maiyastri Maiyastri
Yudiantri Asdi
author_facet Adellara Mutya R
Maiyastri Maiyastri
Yudiantri Asdi
author_sort Adellara Mutya R
collection DOAJ
description Dalam dunia investasi saham merupakan bentuk yang paling populer di kalangan masyarakat. Pada saham terdapat nilai risiko dan nilai ekspektasi return yang perlu dipertimbangkan oleh investor. Nilai Ekspektasi return dapat dihitung menggunakan model analisis deret waktu yaitu ARMA, sedangkan nilai risiko dapat diukur menggunakan beberapa metode salah satunya adalah metode Value at Risk (VaR). Untuk menghitung VaR diperlukan komponen volatilitas. Volatilitas dapat diestimasi menggunakan analisis deret waktu yaitu GARCH. Pada penelitian ini, peramalan dilakukan menggunakan data harga penutupan saham PT Astra Internasional Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Model terbaik yang didapatkan untuk mengestimasi nilai ekspektasi retrun diantaranya MA(1) untuk PT Astra Internasional Tbk, AR(1) untuk PT Bank Central Asia Tbk, ARMA(1,1) untuk PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, MA(1) untuk PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, dan MA(1) untuk PT Telekomunikasi Indonesia. Sedangkan model terbaik untuk mengestimasi nilai volatilitas adalah GARCH(1,1) untuk masing-masing perusahaan. Dengan menggunakan model ARMA-GARCH yang telah diestimasi diperoleh nilai VaR terbesar sampai terkecil secara berturut-turut terjadi pada saham PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Astra Internasional Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, dan PT Bank Central Asia Tbk. Bobot portofolio yang diperoleh adalah 5.47% untuk saham PT Astra Internasional Tbk, 44.52% untuk saham PT Bank Central Asia Tbk, 1.49% untuk saham PT Bank Negara Indonesia Tbk, 6.48% untuk saham PT Bank Rakyat Indonsia Tbk, dan 42.02% untuk saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Kata Kunci: VaR, Portofolio, ARMA, GARCH
format Article
id doaj-art-315080279848418d9d77b0d612713c19
institution OA Journals
issn 2303-291X
2721-9410
language English
publishDate 2019-07-01
publisher Department of Mathematics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Andalas
record_format Article
series Jurnal Matematika UNAND
spelling doaj-art-315080279848418d9d77b0d612713c192025-08-20T02:12:36ZengDepartment of Mathematics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas AndalasJurnal Matematika UNAND2303-291X2721-94102019-07-01811810.25077/jmu.8.1.1-8.2019393PENENTUAN PORTOFOLIO DAN VALUE AT RISK MENGGUNAKAN MODEL ARMA-GARCHAdellara Mutya RMaiyastri MaiyastriYudiantri AsdiDalam dunia investasi saham merupakan bentuk yang paling populer di kalangan masyarakat. Pada saham terdapat nilai risiko dan nilai ekspektasi return yang perlu dipertimbangkan oleh investor. Nilai Ekspektasi return dapat dihitung menggunakan model analisis deret waktu yaitu ARMA, sedangkan nilai risiko dapat diukur menggunakan beberapa metode salah satunya adalah metode Value at Risk (VaR). Untuk menghitung VaR diperlukan komponen volatilitas. Volatilitas dapat diestimasi menggunakan analisis deret waktu yaitu GARCH. Pada penelitian ini, peramalan dilakukan menggunakan data harga penutupan saham PT Astra Internasional Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Model terbaik yang didapatkan untuk mengestimasi nilai ekspektasi retrun diantaranya MA(1) untuk PT Astra Internasional Tbk, AR(1) untuk PT Bank Central Asia Tbk, ARMA(1,1) untuk PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, MA(1) untuk PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, dan MA(1) untuk PT Telekomunikasi Indonesia. Sedangkan model terbaik untuk mengestimasi nilai volatilitas adalah GARCH(1,1) untuk masing-masing perusahaan. Dengan menggunakan model ARMA-GARCH yang telah diestimasi diperoleh nilai VaR terbesar sampai terkecil secara berturut-turut terjadi pada saham PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Astra Internasional Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, dan PT Bank Central Asia Tbk. Bobot portofolio yang diperoleh adalah 5.47% untuk saham PT Astra Internasional Tbk, 44.52% untuk saham PT Bank Central Asia Tbk, 1.49% untuk saham PT Bank Negara Indonesia Tbk, 6.48% untuk saham PT Bank Rakyat Indonsia Tbk, dan 42.02% untuk saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Kata Kunci: VaR, Portofolio, ARMA, GARCHhttps://jmua.fmipa.unand.ac.id/index.php/jmua/article/view/400
spellingShingle Adellara Mutya R
Maiyastri Maiyastri
Yudiantri Asdi
PENENTUAN PORTOFOLIO DAN VALUE AT RISK MENGGUNAKAN MODEL ARMA-GARCH
Jurnal Matematika UNAND
title PENENTUAN PORTOFOLIO DAN VALUE AT RISK MENGGUNAKAN MODEL ARMA-GARCH
title_full PENENTUAN PORTOFOLIO DAN VALUE AT RISK MENGGUNAKAN MODEL ARMA-GARCH
title_fullStr PENENTUAN PORTOFOLIO DAN VALUE AT RISK MENGGUNAKAN MODEL ARMA-GARCH
title_full_unstemmed PENENTUAN PORTOFOLIO DAN VALUE AT RISK MENGGUNAKAN MODEL ARMA-GARCH
title_short PENENTUAN PORTOFOLIO DAN VALUE AT RISK MENGGUNAKAN MODEL ARMA-GARCH
title_sort penentuan portofolio dan value at risk menggunakan model arma garch
url https://jmua.fmipa.unand.ac.id/index.php/jmua/article/view/400
work_keys_str_mv AT adellaramutyar penentuanportofoliodanvalueatriskmenggunakanmodelarmagarch
AT maiyastrimaiyastri penentuanportofoliodanvalueatriskmenggunakanmodelarmagarch
AT yudiantriasdi penentuanportofoliodanvalueatriskmenggunakanmodelarmagarch