TINJAUAN YURIDIS MENGENAI PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI BAWAH UMUR DALAM MENGGUNAKAN GAWAI DAN MEDIA SOSIAL DI INDONESIA

Perkembangan teknologi digital kini telah memberikan pengaruh yang besar pada kehidupan anak-anak terutama dalam penggunaan gawai dan media sosial. Walaupun dalam aspek komunikasi dan pendidikan memiliki sisi positif, pemanfaatan teknologi ini juga membawa risiko negatif. Penelitian ini bertujuan u...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Aisha Mutiara Savitri, Tazkia Nur Fatihah
Format: Article
Language:English
Published: Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM 2025-05-01
Series:IBLAM Law Review
Subjects:
Online Access:https://ejurnal.iblam.ac.id/index.php/ILR/article/view/614
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850097944541265920
author Aisha Mutiara Savitri
Tazkia Nur Fatihah
author_facet Aisha Mutiara Savitri
Tazkia Nur Fatihah
author_sort Aisha Mutiara Savitri
collection DOAJ
description Perkembangan teknologi digital kini telah memberikan pengaruh yang besar pada kehidupan anak-anak terutama dalam penggunaan gawai dan media sosial. Walaupun dalam aspek komunikasi dan pendidikan memiliki sisi positif, pemanfaatan teknologi ini juga membawa risiko negatif. Penelitian ini bertujuan untuk melindungi hukum anak di Indonesia, dengan fokus pada peraturan seperti Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, serta berbagai peraturan lainnya yang relevan. Ditemukan bahwa perlindungan anak di dunia digital masih menghadapi beberapa masalah, termasuk tidak adanya kejelasan mengenai definisi hukum tentang usia anak. Tingkat literasi digital yang rendah di kalangan masyarakat, terutama di kalangan orang tua dan anak-anak, juga memperburuk kondisi tersebut, sehingga anak-anak lebih rentan terhadap risiko eksploitasi seksual yang terjadi di ruang digital. Selain itu, keterbatasan dalam edukasi dan lemahnya pengawasan dari keluarga serta institusi pendidikan memberikan ruang bagi terjadinya kekerasan seksual di platform digital. Oleh karena itu, untuk melindungi anak- anak di era digital, diperlukan perubahan kebijakan, peningkatan literasi digital, serta penguatan kerjasama antar sektor secara terencana dan berkelanjutan.
format Article
id doaj-art-30ef7c30e05c4a96881235e477a82bca
institution DOAJ
issn 2775-4146
2775-3174
language English
publishDate 2025-05-01
publisher Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM
record_format Article
series IBLAM Law Review
spelling doaj-art-30ef7c30e05c4a96881235e477a82bca2025-08-20T02:40:51ZengSekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAMIBLAM Law Review2775-41462775-31742025-05-015210.52249/ilr.v5i2.614TINJAUAN YURIDIS MENGENAI PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI BAWAH UMUR DALAM MENGGUNAKAN GAWAI DAN MEDIA SOSIAL DI INDONESIAAisha Mutiara Savitri0Tazkia Nur Fatihah1Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAMSekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM Perkembangan teknologi digital kini telah memberikan pengaruh yang besar pada kehidupan anak-anak terutama dalam penggunaan gawai dan media sosial. Walaupun dalam aspek komunikasi dan pendidikan memiliki sisi positif, pemanfaatan teknologi ini juga membawa risiko negatif. Penelitian ini bertujuan untuk melindungi hukum anak di Indonesia, dengan fokus pada peraturan seperti Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, serta berbagai peraturan lainnya yang relevan. Ditemukan bahwa perlindungan anak di dunia digital masih menghadapi beberapa masalah, termasuk tidak adanya kejelasan mengenai definisi hukum tentang usia anak. Tingkat literasi digital yang rendah di kalangan masyarakat, terutama di kalangan orang tua dan anak-anak, juga memperburuk kondisi tersebut, sehingga anak-anak lebih rentan terhadap risiko eksploitasi seksual yang terjadi di ruang digital. Selain itu, keterbatasan dalam edukasi dan lemahnya pengawasan dari keluarga serta institusi pendidikan memberikan ruang bagi terjadinya kekerasan seksual di platform digital. Oleh karena itu, untuk melindungi anak- anak di era digital, diperlukan perubahan kebijakan, peningkatan literasi digital, serta penguatan kerjasama antar sektor secara terencana dan berkelanjutan. https://ejurnal.iblam.ac.id/index.php/ILR/article/view/614perlindungan anakdata pribadikekerasan seksualmedia sosialgawai
spellingShingle Aisha Mutiara Savitri
Tazkia Nur Fatihah
TINJAUAN YURIDIS MENGENAI PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI BAWAH UMUR DALAM MENGGUNAKAN GAWAI DAN MEDIA SOSIAL DI INDONESIA
IBLAM Law Review
perlindungan anak
data pribadi
kekerasan seksual
media sosial
gawai
title TINJAUAN YURIDIS MENGENAI PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI BAWAH UMUR DALAM MENGGUNAKAN GAWAI DAN MEDIA SOSIAL DI INDONESIA
title_full TINJAUAN YURIDIS MENGENAI PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI BAWAH UMUR DALAM MENGGUNAKAN GAWAI DAN MEDIA SOSIAL DI INDONESIA
title_fullStr TINJAUAN YURIDIS MENGENAI PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI BAWAH UMUR DALAM MENGGUNAKAN GAWAI DAN MEDIA SOSIAL DI INDONESIA
title_full_unstemmed TINJAUAN YURIDIS MENGENAI PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI BAWAH UMUR DALAM MENGGUNAKAN GAWAI DAN MEDIA SOSIAL DI INDONESIA
title_short TINJAUAN YURIDIS MENGENAI PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI BAWAH UMUR DALAM MENGGUNAKAN GAWAI DAN MEDIA SOSIAL DI INDONESIA
title_sort tinjauan yuridis mengenai perlindungan data pribadi dan pencegahan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur dalam menggunakan gawai dan media sosial di indonesia
topic perlindungan anak
data pribadi
kekerasan seksual
media sosial
gawai
url https://ejurnal.iblam.ac.id/index.php/ILR/article/view/614
work_keys_str_mv AT aishamutiarasavitri tinjauanyuridismengenaiperlindungandatapribadidanpencegahankekerasanseksualterhadapanakdibawahumurdalammenggunakangawaidanmediasosialdiindonesia
AT tazkianurfatihah tinjauanyuridismengenaiperlindungandatapribadidanpencegahankekerasanseksualterhadapanakdibawahumurdalammenggunakangawaidanmediasosialdiindonesia