INTERVENSI DEWA DALAM MENGATUR KEHIDUPAN MANUSIA DALAM LEGENDA CHANG E

Legenda Chang E mengisahkan kehidupan Hou Yi dan istirnya yang kemudian berubah menjadi Dewi Bulan. Penelitian ini mendeskripsikan intervensi dewa dalam mengatur kehidupan manusia dalam struktur legenda Chang E. Selain itu, penelitian ini mendeskripsikan pula konteks penuturan, proses penciptaan, pr...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Helena Theresia, Yostiani Noor Asmi Harini, Memen Durachman
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura 2023-10-01
Series:Jurnal Edukasi Khatulistiwa: Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
Subjects:
Online Access:https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpbsi/article/view/64602
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Legenda Chang E mengisahkan kehidupan Hou Yi dan istirnya yang kemudian berubah menjadi Dewi Bulan. Penelitian ini mendeskripsikan intervensi dewa dalam mengatur kehidupan manusia dalam struktur legenda Chang E. Selain itu, penelitian ini mendeskripsikan pula konteks penuturan, proses penciptaan, proses pewarisan, dan fungsi legenda Chang E. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, wawancara, dan observasi. Setelah itu, dilakukan transkripsi, transliterasi, dan analisis legenda Chang E menggunakan strukturalisme Todorov. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa intervensi dewa diperlihatkan dalam struktur legenda yaitu pada proses istri Hou Yi berubah menjadi Dewi Bulan saat obat keabadian yang ditemukan Hou Yi dari pertapaannya. Obat keabadian tersebut dibuat oleh Kelinci Giok, teman Dewi Bulan. Dalam konteks penuturan, legenda Chang E dituturkan agar orang-orang dapat mengetahui cerita mengenai Dewi Bulan, yang berkaitan dengan Festival Bulan Purnama. Proses penciptaan Legenda Chang E tergolong sederhana karena diciptakan secara terstruktur. Legenda Chang E memiliki enam fungsi, yakni sebagai sistem proyeksi, pengesah kebudayaan, sebagai alat pendidikan anak, memberikan jalan yang dibenarkan oleh masyarakat agar seseorang merasa lebih superior, memprotes ketidakadilan di masyarakat, dan sebagai hiburan. Sampai saat ini, legenda Chang E masih terus diartikulasikan dikalangan masyarakat keturunan Tionghoa yang tinggal di Bandung Raya.
ISSN:2621-3788