REPRESENTASI HOMOSEKSUALITAS DALAM FILM METHOD (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)

Penelitian bertujuan untuk mengetahui representasi homoseksualitas yang tergambar melalui tanda-tanda yang terkandung dalam adegan-adegan dalam film Method. Peneliti berusaha untuk mempresentasikan dan menganalisis bentuk homoseksual menurut analisis semiotika Roland Barthes. Penelitian ini merupaka...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Rizqi Qurrota A'yuni, Dyna Herlina Suwarto
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Universitas Negeri Yogyakarta 2019-12-01
Series:Lektur
Online Access:https://journal.student.uny.ac.id/ilkom/article/view/15804
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849726098280022016
author Rizqi Qurrota A'yuni
Dyna Herlina Suwarto
author_facet Rizqi Qurrota A'yuni
Dyna Herlina Suwarto
author_sort Rizqi Qurrota A'yuni
collection DOAJ
description Penelitian bertujuan untuk mengetahui representasi homoseksualitas yang tergambar melalui tanda-tanda yang terkandung dalam adegan-adegan dalam film Method. Peneliti berusaha untuk mempresentasikan dan menganalisis bentuk homoseksual menurut analisis semiotika Roland Barthes. Penelitian ini merupakan analisis konten dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian semiotika Roland Barthes. Sumber data dalam penelitian ini diambil dari adegan pada film. Analisis data dalam penelitian ini terdapat langkah-langkah yang terdiri atas penanda, petanda, makna denotatif, makna konotatif, dan mitos untuk menganalisis adegan dalam film tersebut. Hasil penelitian ini dapat dijelaskan bahwa terdapat 16 adegan yang mempresentasikan perilaku homoseksualitas, namun bentuk perilaku yang ditunjukkan terdapat 11 perilaku homoseksual, yaitu 1) suara lembut, 2) tatapan mata, 3) bisikan, 4) sentuhan, 5) pelukan, 6) ciuman, 7) menolak ajakan berhubungan intim dengan lawan jenis, 8) berenang berdua, 9) foto mesra, 10) ungkapan cinta, dan 11) kecewa dan sakit hati. Berdasarkan hal tersebut, dalam setiap adegan memperlihatkan suatu perkembangan kedekatan antara kedua aktor yaitu Young Woo dan Jae Ha. Faktor kedekatan inilah yang akhirnya membentuk perasaan cinta dari keduanya. Perilaku homoseksual yang terbentuk dalam film Method diawali oleh suatu pertemanan dalam projek kerja yang kemudian berubah menjadi hubungan intim antar keduanya. Sehingga, perilaku homoseksual dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh faktor lingkungan.   Kata Kunci: Film, Homoseksualitas, Representasi, Roland Barthes
format Article
id doaj-art-2dfa7dae0334489e874573d6174769d5
institution DOAJ
issn 2988-344X
language Indonesian
publishDate 2019-12-01
publisher Universitas Negeri Yogyakarta
record_format Article
series Lektur
spelling doaj-art-2dfa7dae0334489e874573d6174769d52025-08-20T03:10:18ZindUniversitas Negeri YogyakartaLektur2988-344X2019-12-012110.21831/lektur.v2i1.1580415468REPRESENTASI HOMOSEKSUALITAS DALAM FILM METHOD (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)Rizqi Qurrota A'yuni0Dyna Herlina Suwarto1Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri YogyakartaUniversitas Negeri YogyakartaPenelitian bertujuan untuk mengetahui representasi homoseksualitas yang tergambar melalui tanda-tanda yang terkandung dalam adegan-adegan dalam film Method. Peneliti berusaha untuk mempresentasikan dan menganalisis bentuk homoseksual menurut analisis semiotika Roland Barthes. Penelitian ini merupakan analisis konten dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian semiotika Roland Barthes. Sumber data dalam penelitian ini diambil dari adegan pada film. Analisis data dalam penelitian ini terdapat langkah-langkah yang terdiri atas penanda, petanda, makna denotatif, makna konotatif, dan mitos untuk menganalisis adegan dalam film tersebut. Hasil penelitian ini dapat dijelaskan bahwa terdapat 16 adegan yang mempresentasikan perilaku homoseksualitas, namun bentuk perilaku yang ditunjukkan terdapat 11 perilaku homoseksual, yaitu 1) suara lembut, 2) tatapan mata, 3) bisikan, 4) sentuhan, 5) pelukan, 6) ciuman, 7) menolak ajakan berhubungan intim dengan lawan jenis, 8) berenang berdua, 9) foto mesra, 10) ungkapan cinta, dan 11) kecewa dan sakit hati. Berdasarkan hal tersebut, dalam setiap adegan memperlihatkan suatu perkembangan kedekatan antara kedua aktor yaitu Young Woo dan Jae Ha. Faktor kedekatan inilah yang akhirnya membentuk perasaan cinta dari keduanya. Perilaku homoseksual yang terbentuk dalam film Method diawali oleh suatu pertemanan dalam projek kerja yang kemudian berubah menjadi hubungan intim antar keduanya. Sehingga, perilaku homoseksual dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh faktor lingkungan.   Kata Kunci: Film, Homoseksualitas, Representasi, Roland Bartheshttps://journal.student.uny.ac.id/ilkom/article/view/15804
spellingShingle Rizqi Qurrota A'yuni
Dyna Herlina Suwarto
REPRESENTASI HOMOSEKSUALITAS DALAM FILM METHOD (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)
Lektur
title REPRESENTASI HOMOSEKSUALITAS DALAM FILM METHOD (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)
title_full REPRESENTASI HOMOSEKSUALITAS DALAM FILM METHOD (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)
title_fullStr REPRESENTASI HOMOSEKSUALITAS DALAM FILM METHOD (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)
title_full_unstemmed REPRESENTASI HOMOSEKSUALITAS DALAM FILM METHOD (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)
title_short REPRESENTASI HOMOSEKSUALITAS DALAM FILM METHOD (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)
title_sort representasi homoseksualitas dalam film method analisis semiotika roland barthes
url https://journal.student.uny.ac.id/ilkom/article/view/15804
work_keys_str_mv AT rizqiqurrotaayuni representasihomoseksualitasdalamfilmmethodanalisissemiotikarolandbarthes
AT dynaherlinasuwarto representasihomoseksualitasdalamfilmmethodanalisissemiotikarolandbarthes