Penerapan Kegel Exercises Terhadap Frekuensi Berkemih Lansia Pada Inkontinensia Urin: Studi Kasus

Inkontinensia urin ditandai dengan ketidakmampuan untuk mengontrol buang air kecil, disertai dengan kebocoran BAK sesekali hingga ketidakmampuan untuk menahannya. Kondisi ini sering terjadi  dikarenakan kelemahan otot panggul (pelvic floor) dalam memberikan kontraksi pada kandung kemih. Data yang di...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Iolla Devi Aura Fajri, Arief Shofyan Baidhowy, Machmudah Machmudah, Arief Yanto
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Universitas Muhammadiyah Semarang 2025-05-01
Series:Ners Muda
Subjects:
Online Access:https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/nersmuda/article/view/16619
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Inkontinensia urin ditandai dengan ketidakmampuan untuk mengontrol buang air kecil, disertai dengan kebocoran BAK sesekali hingga ketidakmampuan untuk menahannya. Kondisi ini sering terjadi  dikarenakan kelemahan otot panggul (pelvic floor) dalam memberikan kontraksi pada kandung kemih. Data yang didapatkan sekitar 25-35% di dunia, inkontinensia urin terjadi pada lansia dibandingkan dengan usia produktif. Keadaan ini perlunya penanganan yang tepat dalam menangani inkontinensia urin pada lansia. Terapi non farmakologi yang dapat diterapkan guna menangani hal tersebut yaitu penerapan senam kegel (kegel exercises) untuk membantu mengencangkan kembali otot panggul atau pelvic floor. Tujuan pada studi kasus ini ialah mengetahui penerapan senam kegel (kegel exercises) terhadap frekuensi berkemih pada inkontinensia urin lansia. Metode yang diterapkan pada studi kasus ini yaitu metode kualitatif dengan desain deskriptif yang menggunakan pendekatan asuhan keperawatan dengan penerapan senam kegel (kegel exercises) pada tiga lansia inkotinensia urin tipe stress, penerapan terapi senam kegel (kegel exercises) dilaksanakan selama 6 hari dengan durasi 10-15 menit dapat menurunkan frekuensi berkemih lansia.  Hasil yang didapatkan setelah diberikan intervensi senam kegel terjadi penurunan frekuensi berkemih pada pasien. Selain itu, terlihat penurunan skor inkontinensia urin dengan kuesioner ICIQ UI-SF. Terjadinya penurunan frekuensi berkemih dan skor ICI UI-SF pada pasien lansia dengan inkontinensia urin setelah diberikannya intervensi senam kegel (kegel exercises).
ISSN:2723-8067