Rekonstruksi Kisah Nabi Musa dalam al-Quran: Studi Perbandingan dengan Perjanjian Lama

<p>Rekonstruksi kisah Nabi Musa dalam al-Quran secara kronologis ini, ditujukan untuk mengetahui alur bercerita al-Quran secara umum dan bukan dari sisi gaya ceritanya (<em>al-fann al-qashashi</em>). Tulisan ini fokus perunutan cerita untuk kepentingan komparasi dengan teks di luar...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Syukron Affani
Format: Article
Language:Arabic
Published: Fakultas Syariah IAIN Madura 2017-08-01
Series:Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial
Subjects:
Online Access:http://ejournal.stainpamekasan.ac.id/index.php/alihkam/article/view/1259
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:<p>Rekonstruksi kisah Nabi Musa dalam al-Quran secara kronologis ini, ditujukan untuk mengetahui alur bercerita al-Quran secara umum dan bukan dari sisi gaya ceritanya (<em>al-fann al-qashashi</em>). Tulisan ini fokus perunutan cerita untuk kepentingan komparasi dengan teks di luar al-Quran, yaitu Perjanjian Lama). Metodenya adalah <em>pertama, </em>mengumpulkan seluruh ayat yang berisi tentang cerita Nabi Musa; <em>kedua, </em>merekonstruksi ayat-ayat terkumpul dalam satu alur kisah dan membabakkannya; <em>ketiga,</em> menerjemahkan ayat-ayat tersebut dengan lebih terbuka dalam suatu deskripsi-narasi yang bertutur. Metode yang sama juga ditempuh pada Perjanjian Lama. Secara tehnis, kisah Nabi Musa dalam Perjanjian Lama lebih mudah dikonstruksi daripada kisah Nabi Musa dalam al-Quran karena dalam Perjanjian Lama, kisah nabi Musa diceritakan dengan gamblang terutama di dalam Kitab Keluaran (exodus). Hasil perbandiangan menunjukkan perbedaan-perbedaan kisah Nabi Musa di dalam al-Quran dan Perjanjian Lama terutama dari sisi detail cerita. Dalam disiplin ilmu al-Quran, narasi Perjanjian Lama tentang Nabi Musa merupakan sumber <em>israiliyat</em> yang polemis.</p>
ISSN:1907-591X
2442-3084