Kebijakan Digital ID dalam Mendukung Tranformasi Digital di Indonesia
Pemerintah Indonesia telah menginisiasi implementasi ID Digital atau Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari strategi transformasi digital nasional, khususnya dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan integrasi pelayanan publik. Namun, adopsi IKD masih rela...
Saved in:
| Main Author: | |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Bina Praja Press
2025-04-01
|
| Series: | Jurnal Bina Praja |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://jurnal.kemendagri.go.id/index.php/jbp/article/view/2548 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1849412179958169600 |
|---|---|
| author | Zainudin |
| author_facet | Zainudin |
| author_sort | Zainudin |
| collection | DOAJ |
| description |
Pemerintah Indonesia telah menginisiasi implementasi ID Digital atau Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari strategi transformasi digital nasional, khususnya dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan integrasi pelayanan publik. Namun, adopsi IKD masih relatif rendah. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya permintaan e-KTP selama 5 tahun terakhir, terutama sejak IKD diimplementasikan pada tahun 2022. Berdasarkan kondisi tersebut, studi ini mengajukan tiga pertanyaan utama: (1) Apa saja kekuatan dan peluang strategis yang mendukung implementasi IKD? (2) Apa saja hasil riil dan aspirasi publik terkait implementasi IKD? dan (3) Bagaimana IKD dapat mendukung transformasi digital di Indonesia?
Studi ini menggunakan pendekatan metode campuran eksplanatori sekuensial. Tahap kuantitatif dilakukan terlebih dahulu melalui survei terhadap 688 responden yang menilai delapan alternatif kebijakan berdasarkan efektivitas, efisiensi, dan dampak. Analisis tematik terhadap tanggapan terbuka dalam kuesioner yang sama dilakukan setelah tahap kualitatif. Seluruh data kemudian dianalisis menggunakan kerangka kerja SOAR (Strengths, Opportunities, Aspirations, Results) untuk memetakan strategi kebijakan berdasarkan kekuatan, peluang, harapan publik, dan outcome yang diharapkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama terletak pada infrastruktur data kependudukan yang terpusat dan regulasi yang terus berkembang. Peluang strategis tersebut antara lain integrasi IKD ke dalam Layanan Data Kependudukan Prioritas (SPBE) melalui GovTech INA Digital, serta pemanfaatan verifikasi data digital di sektor keuangan dan perbankan. Aspirasi publik tercermin pada kebutuhan literasi digital dan perlindungan data pribadi yang lebih baik, sementara outcome yang diharapkan, seperti optimalisasi layanan publik berbasis IKD, belum sepenuhnya tercapai. Sementara itu, IKD belum sepenuhnya mampu mendukung proses transformasi digital di Indonesia.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kebijakan teknologi informasi digital (IKD) perlu diarahkan pada integrasi IKD dengan layanan publik, penguatan kolaborasi lintas sektor, pengembangan regulasi yang responsif, serta penyelenggaraan edukasi publik yang masif dan inklusif. Temuan ini berkontribusi pada perumusan kebijakan transformasi digital yang berorientasi layanan, berbasis bukti, dan berkelanjutan untuk mendukung transformasi digital di Indonesia.
|
| format | Article |
| id | doaj-art-29f8309e06674881b6b1ffa5bbefa8be |
| institution | Kabale University |
| issn | 2085-4323 2503-3360 |
| language | English |
| publishDate | 2025-04-01 |
| publisher | Bina Praja Press |
| record_format | Article |
| series | Jurnal Bina Praja |
| spelling | doaj-art-29f8309e06674881b6b1ffa5bbefa8be2025-08-20T03:34:31ZengBina Praja PressJurnal Bina Praja2085-43232503-33602025-04-01171Kebijakan Digital ID dalam Mendukung Tranformasi Digital di IndonesiaZainudin0Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Pemerintah Indonesia telah menginisiasi implementasi ID Digital atau Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari strategi transformasi digital nasional, khususnya dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan integrasi pelayanan publik. Namun, adopsi IKD masih relatif rendah. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya permintaan e-KTP selama 5 tahun terakhir, terutama sejak IKD diimplementasikan pada tahun 2022. Berdasarkan kondisi tersebut, studi ini mengajukan tiga pertanyaan utama: (1) Apa saja kekuatan dan peluang strategis yang mendukung implementasi IKD? (2) Apa saja hasil riil dan aspirasi publik terkait implementasi IKD? dan (3) Bagaimana IKD dapat mendukung transformasi digital di Indonesia? Studi ini menggunakan pendekatan metode campuran eksplanatori sekuensial. Tahap kuantitatif dilakukan terlebih dahulu melalui survei terhadap 688 responden yang menilai delapan alternatif kebijakan berdasarkan efektivitas, efisiensi, dan dampak. Analisis tematik terhadap tanggapan terbuka dalam kuesioner yang sama dilakukan setelah tahap kualitatif. Seluruh data kemudian dianalisis menggunakan kerangka kerja SOAR (Strengths, Opportunities, Aspirations, Results) untuk memetakan strategi kebijakan berdasarkan kekuatan, peluang, harapan publik, dan outcome yang diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama terletak pada infrastruktur data kependudukan yang terpusat dan regulasi yang terus berkembang. Peluang strategis tersebut antara lain integrasi IKD ke dalam Layanan Data Kependudukan Prioritas (SPBE) melalui GovTech INA Digital, serta pemanfaatan verifikasi data digital di sektor keuangan dan perbankan. Aspirasi publik tercermin pada kebutuhan literasi digital dan perlindungan data pribadi yang lebih baik, sementara outcome yang diharapkan, seperti optimalisasi layanan publik berbasis IKD, belum sepenuhnya tercapai. Sementara itu, IKD belum sepenuhnya mampu mendukung proses transformasi digital di Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kebijakan teknologi informasi digital (IKD) perlu diarahkan pada integrasi IKD dengan layanan publik, penguatan kolaborasi lintas sektor, pengembangan regulasi yang responsif, serta penyelenggaraan edukasi publik yang masif dan inklusif. Temuan ini berkontribusi pada perumusan kebijakan transformasi digital yang berorientasi layanan, berbasis bukti, dan berkelanjutan untuk mendukung transformasi digital di Indonesia. https://jurnal.kemendagri.go.id/index.php/jbp/article/view/2548Digital IDTransformasi DigitalIdentitas Kependudukan DigitalData KependudukanPelayanan PublikAdministrasi Kependudukan |
| spellingShingle | Zainudin Kebijakan Digital ID dalam Mendukung Tranformasi Digital di Indonesia Jurnal Bina Praja Digital ID Transformasi Digital Identitas Kependudukan Digital Data Kependudukan Pelayanan Publik Administrasi Kependudukan |
| title | Kebijakan Digital ID dalam Mendukung Tranformasi Digital di Indonesia |
| title_full | Kebijakan Digital ID dalam Mendukung Tranformasi Digital di Indonesia |
| title_fullStr | Kebijakan Digital ID dalam Mendukung Tranformasi Digital di Indonesia |
| title_full_unstemmed | Kebijakan Digital ID dalam Mendukung Tranformasi Digital di Indonesia |
| title_short | Kebijakan Digital ID dalam Mendukung Tranformasi Digital di Indonesia |
| title_sort | kebijakan digital id dalam mendukung tranformasi digital di indonesia |
| topic | Digital ID Transformasi Digital Identitas Kependudukan Digital Data Kependudukan Pelayanan Publik Administrasi Kependudukan |
| url | https://jurnal.kemendagri.go.id/index.php/jbp/article/view/2548 |
| work_keys_str_mv | AT zainudin kebijakandigitaliddalammendukungtranformasidigitaldiindonesia |