Komunikasi Publik Pemerintah Republik Indonesia terkait Pandemi Covid-19 di Indonesia
Penelitian ini berusaha mengevaluasi komunikasi publik Pemerintah Republik Indonesia terkait pandemi Covid-19 di Indonesia dari perspektif para jurnalis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat. Dengan menggunakan teori sistem dan excellence theory Grunig sebagai kerangka...
Saved in:
| Main Authors: | , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Universitas Medan Area
2022-04-01
|
| Series: | Perspektif: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial |
| Subjects: | |
| Online Access: | http://ojs.uma.ac.id/index.php/perspektif/article/view/6281 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1850089608454340608 |
|---|---|
| author | Rudi Sukandar Lestari Nurhajati Rani Chandra Oktaviani Xenia Angelica Wijayanto |
| author_facet | Rudi Sukandar Lestari Nurhajati Rani Chandra Oktaviani Xenia Angelica Wijayanto |
| author_sort | Rudi Sukandar |
| collection | DOAJ |
| description | Penelitian ini berusaha mengevaluasi komunikasi publik Pemerintah Republik Indonesia terkait pandemi Covid-19 di Indonesia dari perspektif para jurnalis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat. Dengan menggunakan teori sistem dan excellence theory Grunig sebagai kerangka teoretis, penelitian ini mencoba memahami bagaimana pemerintah sebagai organismee hidup berinteraksi dengan lingkungannya dan mengidentifikasi strategi kehumasan yang dipakai dalam berkomunikasi kepada para pemangku kepentingan terkait pandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan memakai focus group discussion (FGD) dan big data analysis (BDA) sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan dalam pola komunikasi krisis pemerintah. Hal ini didorong oleh adanya perubahan kepemimpinan di lembaga terkait dan pergeseran pola komunikasi yang awalnya bersifat militeristik menjadi nonmiliteristik. Namun demikian, beberapa masalah masih didapati dalam komunikasi pemerintah tersebut, di antaranya, masih ditemukannya ego sektoral, inkonsistensi pesan yang dikirimkan oleh lembaga-lembaga pemerintah, penggunaan symbol rujukan yang tidak universal, banyaknya aspek seremonial yang tidak perlu, dan kesenjangan antara perumusan dan realisasi ide serta pelibatan para pemangku kepentingan dalam semangat volunterisme.
This study seeks to evaluate the public communication of the Government of the Republic of Indonesia regarding the Covid-19 pandemic in Indonesia from the perspective of journalists as government partners in conveying messages to the public. Using Grunig's systems theory and excellence theory as a theoretical framework, this study tries to understand how the government as a living organisme interacts with its environment and identifies the public relations strategy used in communicating with stakeholders regarding the pandemic. This study employed a qualitative approach using focus group discussions (FGD) and big data analysis (BDA) as data collection techniques. The results showed a change in the government's crisis communication pattern. This is driven by a change in leadership in related institutions and a shift in communication patterns from militaristic to non-militaristic. However, several problems are still found in the government's communication, including the finding of sectoral egos, inconsistency of messages sent by government institutions, the use of non-universal reference symbols, many unnecessary ceremonial aspects, and the gap between formulation and realization of ideas and involvement of stakeholders in the spirit of voluntarism. |
| format | Article |
| id | doaj-art-28f9117fcf5445f3b519cf50d09d3375 |
| institution | DOAJ |
| issn | 2085-0328 |
| language | English |
| publishDate | 2022-04-01 |
| publisher | Universitas Medan Area |
| record_format | Article |
| series | Perspektif: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial |
| spelling | doaj-art-28f9117fcf5445f3b519cf50d09d33752025-08-20T02:42:45ZengUniversitas Medan AreaPerspektif: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial2085-03282022-04-0111277177810.31289/perspektif.v11i2.62813185Komunikasi Publik Pemerintah Republik Indonesia terkait Pandemi Covid-19 di IndonesiaRudi Sukandar0Lestari Nurhajati1Rani Chandra Oktaviani2Xenia Angelica Wijayanto3Institut Komunikasi dan Bisnis LSPRInstitut Komunikasi dan Bisnis LSPRInstitut Komunikasi dan Bisnis LSPRInstitut Komunikasi dan Bisnis LSPRPenelitian ini berusaha mengevaluasi komunikasi publik Pemerintah Republik Indonesia terkait pandemi Covid-19 di Indonesia dari perspektif para jurnalis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat. Dengan menggunakan teori sistem dan excellence theory Grunig sebagai kerangka teoretis, penelitian ini mencoba memahami bagaimana pemerintah sebagai organismee hidup berinteraksi dengan lingkungannya dan mengidentifikasi strategi kehumasan yang dipakai dalam berkomunikasi kepada para pemangku kepentingan terkait pandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan memakai focus group discussion (FGD) dan big data analysis (BDA) sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan dalam pola komunikasi krisis pemerintah. Hal ini didorong oleh adanya perubahan kepemimpinan di lembaga terkait dan pergeseran pola komunikasi yang awalnya bersifat militeristik menjadi nonmiliteristik. Namun demikian, beberapa masalah masih didapati dalam komunikasi pemerintah tersebut, di antaranya, masih ditemukannya ego sektoral, inkonsistensi pesan yang dikirimkan oleh lembaga-lembaga pemerintah, penggunaan symbol rujukan yang tidak universal, banyaknya aspek seremonial yang tidak perlu, dan kesenjangan antara perumusan dan realisasi ide serta pelibatan para pemangku kepentingan dalam semangat volunterisme. This study seeks to evaluate the public communication of the Government of the Republic of Indonesia regarding the Covid-19 pandemic in Indonesia from the perspective of journalists as government partners in conveying messages to the public. Using Grunig's systems theory and excellence theory as a theoretical framework, this study tries to understand how the government as a living organisme interacts with its environment and identifies the public relations strategy used in communicating with stakeholders regarding the pandemic. This study employed a qualitative approach using focus group discussions (FGD) and big data analysis (BDA) as data collection techniques. The results showed a change in the government's crisis communication pattern. This is driven by a change in leadership in related institutions and a shift in communication patterns from militaristic to non-militaristic. However, several problems are still found in the government's communication, including the finding of sectoral egos, inconsistency of messages sent by government institutions, the use of non-universal reference symbols, many unnecessary ceremonial aspects, and the gap between formulation and realization of ideas and involvement of stakeholders in the spirit of voluntarism.http://ojs.uma.ac.id/index.php/perspektif/article/view/6281komunikasi publik pemerintahpandemiteori sistemkehumasan |
| spellingShingle | Rudi Sukandar Lestari Nurhajati Rani Chandra Oktaviani Xenia Angelica Wijayanto Komunikasi Publik Pemerintah Republik Indonesia terkait Pandemi Covid-19 di Indonesia Perspektif: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial komunikasi publik pemerintah pandemi teori sistem kehumasan |
| title | Komunikasi Publik Pemerintah Republik Indonesia terkait Pandemi Covid-19 di Indonesia |
| title_full | Komunikasi Publik Pemerintah Republik Indonesia terkait Pandemi Covid-19 di Indonesia |
| title_fullStr | Komunikasi Publik Pemerintah Republik Indonesia terkait Pandemi Covid-19 di Indonesia |
| title_full_unstemmed | Komunikasi Publik Pemerintah Republik Indonesia terkait Pandemi Covid-19 di Indonesia |
| title_short | Komunikasi Publik Pemerintah Republik Indonesia terkait Pandemi Covid-19 di Indonesia |
| title_sort | komunikasi publik pemerintah republik indonesia terkait pandemi covid 19 di indonesia |
| topic | komunikasi publik pemerintah pandemi teori sistem kehumasan |
| url | http://ojs.uma.ac.id/index.php/perspektif/article/view/6281 |
| work_keys_str_mv | AT rudisukandar komunikasipublikpemerintahrepublikindonesiaterkaitpandemicovid19diindonesia AT lestarinurhajati komunikasipublikpemerintahrepublikindonesiaterkaitpandemicovid19diindonesia AT ranichandraoktaviani komunikasipublikpemerintahrepublikindonesiaterkaitpandemicovid19diindonesia AT xeniaangelicawijayanto komunikasipublikpemerintahrepublikindonesiaterkaitpandemicovid19diindonesia |