Perbaikan Metode Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Operator pada Stasiun Pengemasan di CV. Mie Sohun Ichlas

Perkembangan dunia industri manufaktur dan jasa semakin meningkat pesat dari waktu ke waktu sehingga setiap pelaku industri harus siap berkompetisi dengan kompetitornya. Oleh karena itu masalah dan faktor-faktor yang berhubungan dengan peningkatan produktivitas semakin menonjol dan perlu untuk ditel...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Ismu Kusumanto
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim 2016-12-01
Series:Jurnal Teknik Industri: Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri
Online Access:https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/jti/article/view/5099
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850038595265495040
author Ismu Kusumanto
author_facet Ismu Kusumanto
author_sort Ismu Kusumanto
collection DOAJ
description Perkembangan dunia industri manufaktur dan jasa semakin meningkat pesat dari waktu ke waktu sehingga setiap pelaku industri harus siap berkompetisi dengan kompetitornya. Oleh karena itu masalah dan faktor-faktor yang berhubungan dengan peningkatan produktivitas semakin menonjol dan perlu untuk diteliti. Penelitian ini dilaksanakan di industri pembuatan mie sohun “CV. Mie Sohun Ichlas Pekanbaru”. Pada penelitian ini yang diteliti yaitu metode kerja dan layout kerja operator. kemudian dilakukan perbaikan dengan menerapkan metode 5S pada lingkungan kerja. Setelah dilakukan pengolahan data dan pembahasan terhadap data pengukuran waktu pengemasan, analisis metode 5S pada layout baik sebelum dan sesudah perbaikan, dan jumlah output standar masing-masing operator pada stasiun tersebut. Ternyata jumlah output standar pada kondisi sesudah perbaikan mengalami peningkatan dibandingkan kondisi sebelum perbaikan. Hal ini terbukti dengan indeks produktivitas yang meningkat dari sebelum perbaikan dilakukan dimana indeks produktivitas sebelum perbaikan operator stasiun pengemasan 1 dan 2 adalah sebesar 94,1% dan 92,6%, sedangkan indeks produktivitas layout kerja sesudah perbaikan masing-masing operator stasiun pengemasan 1 dan 2 adalah sebesar 104,5% dan 100,9%. Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa metode 5S dan micromotion study telah membawa efek yang baik bagi perbaikan metode kerja dengan menghilangkan gerakan kerja yang tidak efektif dan menata lingkungan kerja agar lebih tertata rapi dan bersih sehingga produktivitas kerja operator dapat meningkat.
format Article
id doaj-art-28cf6d8b751948cb948636a0c3601497
institution DOAJ
issn 2460-898X
2714-6235
language Indonesian
publishDate 2016-12-01
publisher Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim
record_format Article
series Jurnal Teknik Industri: Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri
spelling doaj-art-28cf6d8b751948cb948636a0c36014972025-08-20T02:56:33ZindUniversitas Islam Negeri Sultan Syarif KasimJurnal Teknik Industri: Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri2460-898X2714-62352016-12-012217518410.24014/jti.v2i2.50993095Perbaikan Metode Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Operator pada Stasiun Pengemasan di CV. Mie Sohun IchlasIsmu KusumantoPerkembangan dunia industri manufaktur dan jasa semakin meningkat pesat dari waktu ke waktu sehingga setiap pelaku industri harus siap berkompetisi dengan kompetitornya. Oleh karena itu masalah dan faktor-faktor yang berhubungan dengan peningkatan produktivitas semakin menonjol dan perlu untuk diteliti. Penelitian ini dilaksanakan di industri pembuatan mie sohun “CV. Mie Sohun Ichlas Pekanbaru”. Pada penelitian ini yang diteliti yaitu metode kerja dan layout kerja operator. kemudian dilakukan perbaikan dengan menerapkan metode 5S pada lingkungan kerja. Setelah dilakukan pengolahan data dan pembahasan terhadap data pengukuran waktu pengemasan, analisis metode 5S pada layout baik sebelum dan sesudah perbaikan, dan jumlah output standar masing-masing operator pada stasiun tersebut. Ternyata jumlah output standar pada kondisi sesudah perbaikan mengalami peningkatan dibandingkan kondisi sebelum perbaikan. Hal ini terbukti dengan indeks produktivitas yang meningkat dari sebelum perbaikan dilakukan dimana indeks produktivitas sebelum perbaikan operator stasiun pengemasan 1 dan 2 adalah sebesar 94,1% dan 92,6%, sedangkan indeks produktivitas layout kerja sesudah perbaikan masing-masing operator stasiun pengemasan 1 dan 2 adalah sebesar 104,5% dan 100,9%. Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa metode 5S dan micromotion study telah membawa efek yang baik bagi perbaikan metode kerja dengan menghilangkan gerakan kerja yang tidak efektif dan menata lingkungan kerja agar lebih tertata rapi dan bersih sehingga produktivitas kerja operator dapat meningkat.https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/jti/article/view/5099
spellingShingle Ismu Kusumanto
Perbaikan Metode Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Operator pada Stasiun Pengemasan di CV. Mie Sohun Ichlas
Jurnal Teknik Industri: Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri
title Perbaikan Metode Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Operator pada Stasiun Pengemasan di CV. Mie Sohun Ichlas
title_full Perbaikan Metode Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Operator pada Stasiun Pengemasan di CV. Mie Sohun Ichlas
title_fullStr Perbaikan Metode Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Operator pada Stasiun Pengemasan di CV. Mie Sohun Ichlas
title_full_unstemmed Perbaikan Metode Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Operator pada Stasiun Pengemasan di CV. Mie Sohun Ichlas
title_short Perbaikan Metode Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Operator pada Stasiun Pengemasan di CV. Mie Sohun Ichlas
title_sort perbaikan metode kerja untuk meningkatkan produktivitas kerja operator pada stasiun pengemasan di cv mie sohun ichlas
url https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/jti/article/view/5099
work_keys_str_mv AT ismukusumanto perbaikanmetodekerjauntukmeningkatkanproduktivitaskerjaoperatorpadastasiunpengemasandicvmiesohunichlas