Potensi Larva Black Soldier Fly Sebagai Pengurai Limbah Organik Melalui Budidaya Maggot untuk Pakan Unggas dan Ikan

Indonesia adalah negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia yang akibat pada tingginya produksi sampah baik sampah anorganik atapun organik. Adanya upaya yang dilakukan masyarakat dalam mengurangi sampah organik yaitu daur ulang sampah organik dengan metode biokonversi. Beberapa penelitian te...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Febrian, Abdul Razak, Elsa Yuniarti, Linda Handayuni
Format: Article
Language:Indonesian
Published: ECOTAS 2024-05-01
Series:Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains
Online Access:https://journals.ecotas.org/index.php/ems/article/view/176
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Indonesia adalah negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia yang akibat pada tingginya produksi sampah baik sampah anorganik atapun organik. Adanya upaya yang dilakukan masyarakat dalam mengurangi sampah organik yaitu daur ulang sampah organik dengan metode biokonversi. Beberapa penelitian terdahulu sudah melakukan daur ulang sampah organik menjadi media untuk budidaya maggot atau dikenal Larva Black Soldier Fly yang bisa dijadikan bahan pakan unggas ataupun ikan. Larva Black Soldier Fly mampu menguraikan sampah organik, baik tumbuhan maupun hewan. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan sistematis (Systematic Review). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literature review terkait potensi budidaya Larva Black Soldier Fly untuk pakan unggas dan ikan. Pengumpulan data dilakukan dengan menemukan, mengevaluasi, dan menginterpretasikan artikel yang memiliki penelitian serupa. Berdasarkan penelitian ini didapatkan bahwa budidaya maggot untuk pakan ikan dan unggas merupakan inovasi baru dalam pengurangan sampah organik masih belum maksimal. Berdasarkan kajian literature pengembangan budidaya maggot yang dilakukan secara partisipatif diantara masyarakat dengan suatu komunitas atau lingkup sosial harus dilakukan lebih luas lagi agar terjadi tindakan transformatif dengan memanfaatkan media-media yang terbaru.
ISSN:2720-9717