GAMBARAN KAPASITAS FUNGSI PARU PADA MASYARAKAT DI SEKITAR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) KABUPATEN JEPARA
Latar Belakang Batubara digunakan sebagai sumber energi langsung maupun tidak langsung, Sebagai energi langsung digunakan antara lain untuk PLTU. Penyakit saluran napas ditemukan secara luas dan berhubungan dengan pajanan tertentu, misalnya debu. Hal itu terjadi karena pembakaran batu bara pada PLTU...
Saved in:
| Main Authors: | , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
2020-06-01
|
| Series: | Jurnal Kedokteran Diponegoro |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/27675 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1849683213092388864 |
|---|---|
| author | Diah Rahayu Wulandari Dodik Pramono Ari Budi Himawan Teddy Wahyu Nugroho |
| author_facet | Diah Rahayu Wulandari Dodik Pramono Ari Budi Himawan Teddy Wahyu Nugroho |
| author_sort | Diah Rahayu Wulandari |
| collection | DOAJ |
| description | Latar Belakang Batubara digunakan sebagai sumber energi langsung maupun tidak langsung, Sebagai energi langsung digunakan antara lain untuk PLTU. Penyakit saluran napas ditemukan secara luas dan berhubungan dengan pajanan tertentu, misalnya debu. Hal itu terjadi karena pembakaran batu bara pada PLTU. Debu batubara mengandung bahan kimia yang dapat mengakibatkan terjadinya penyakit pada paru. Penyakit tersebut banyak muncul pada pekerja atau masyarakat yang berada di lokasi tambang batubara, atau di kawasan yang dilalui pengangkut batubara, karena menghirup debu batubara secara terus-menerus. Metode penelitian penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk melihat gambaran karakteristik masyarakat dan gambaran kapasitas vital paru masyarakat di sekitar PLTU Kabupaten Jepara. Pemilihan responden dengan cara konsekutif, jumlah responden yang didapat adalah 45 responden. Hasil Penelitian Mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki ( 71,1%), lansia (53,3%), tidak berolah raga ( 77,8%), tidak merokok (60%), indeks massa tubuh normal (31,1%), dan berperilaku membuka jendela (53,3%) dan masyarakat dengan responden yang memiliki kapasitas Vital Paru Normal ( 51,1%), yang memiliki gangguan fungsi paru (48,9%). Gangguan fungsi paru dikategorikan restriksi ringan ( 26,7%), dan restriksi sedang (22,2%). |
| format | Article |
| id | doaj-art-237c3c7c9947486fac0b2bbe989d06f7 |
| institution | DOAJ |
| issn | 2540-8844 |
| language | English |
| publishDate | 2020-06-01 |
| publisher | Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro |
| record_format | Article |
| series | Jurnal Kedokteran Diponegoro |
| spelling | doaj-art-237c3c7c9947486fac0b2bbe989d06f72025-08-20T03:23:58ZengFaculty of Medicine, Universitas DiponegoroJurnal Kedokteran Diponegoro2540-88442020-06-019439940310.14710/dmj.v9i4.2767524723GAMBARAN KAPASITAS FUNGSI PARU PADA MASYARAKAT DI SEKITAR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) KABUPATEN JEPARADiah Rahayu WulandariDodik PramonoAri Budi HimawanTeddy Wahyu NugrohoLatar Belakang Batubara digunakan sebagai sumber energi langsung maupun tidak langsung, Sebagai energi langsung digunakan antara lain untuk PLTU. Penyakit saluran napas ditemukan secara luas dan berhubungan dengan pajanan tertentu, misalnya debu. Hal itu terjadi karena pembakaran batu bara pada PLTU. Debu batubara mengandung bahan kimia yang dapat mengakibatkan terjadinya penyakit pada paru. Penyakit tersebut banyak muncul pada pekerja atau masyarakat yang berada di lokasi tambang batubara, atau di kawasan yang dilalui pengangkut batubara, karena menghirup debu batubara secara terus-menerus. Metode penelitian penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk melihat gambaran karakteristik masyarakat dan gambaran kapasitas vital paru masyarakat di sekitar PLTU Kabupaten Jepara. Pemilihan responden dengan cara konsekutif, jumlah responden yang didapat adalah 45 responden. Hasil Penelitian Mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki ( 71,1%), lansia (53,3%), tidak berolah raga ( 77,8%), tidak merokok (60%), indeks massa tubuh normal (31,1%), dan berperilaku membuka jendela (53,3%) dan masyarakat dengan responden yang memiliki kapasitas Vital Paru Normal ( 51,1%), yang memiliki gangguan fungsi paru (48,9%). Gangguan fungsi paru dikategorikan restriksi ringan ( 26,7%), dan restriksi sedang (22,2%).https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/27675kapasitas vital paru, pltu |
| spellingShingle | Diah Rahayu Wulandari Dodik Pramono Ari Budi Himawan Teddy Wahyu Nugroho GAMBARAN KAPASITAS FUNGSI PARU PADA MASYARAKAT DI SEKITAR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) KABUPATEN JEPARA Jurnal Kedokteran Diponegoro kapasitas vital paru, pltu |
| title | GAMBARAN KAPASITAS FUNGSI PARU PADA MASYARAKAT DI SEKITAR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) KABUPATEN JEPARA |
| title_full | GAMBARAN KAPASITAS FUNGSI PARU PADA MASYARAKAT DI SEKITAR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) KABUPATEN JEPARA |
| title_fullStr | GAMBARAN KAPASITAS FUNGSI PARU PADA MASYARAKAT DI SEKITAR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) KABUPATEN JEPARA |
| title_full_unstemmed | GAMBARAN KAPASITAS FUNGSI PARU PADA MASYARAKAT DI SEKITAR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) KABUPATEN JEPARA |
| title_short | GAMBARAN KAPASITAS FUNGSI PARU PADA MASYARAKAT DI SEKITAR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) KABUPATEN JEPARA |
| title_sort | gambaran kapasitas fungsi paru pada masyarakat di sekitar pembangkit listrik tenaga uap pltu kabupaten jepara |
| topic | kapasitas vital paru, pltu |
| url | https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/27675 |
| work_keys_str_mv | AT diahrahayuwulandari gambarankapasitasfungsiparupadamasyarakatdisekitarpembangkitlistriktenagauappltukabupatenjepara AT dodikpramono gambarankapasitasfungsiparupadamasyarakatdisekitarpembangkitlistriktenagauappltukabupatenjepara AT aribudihimawan gambarankapasitasfungsiparupadamasyarakatdisekitarpembangkitlistriktenagauappltukabupatenjepara AT teddywahyunugroho gambarankapasitasfungsiparupadamasyarakatdisekitarpembangkitlistriktenagauappltukabupatenjepara |