Sumber Pendapatan Non Zakat Negara Dalam Islam Dan Perbandingannya Dengan Zaman Kontemporer Di Indonesia

Negara mempunyai penanan yang sangat penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di dalamnya. Namun kebutuhan itu sifatnya tidak tetap, melainkan akan berubah-ubah menyesuaikan keadaan. Dari pernyataan tersebut, bagaimana suatu negara dapat memenuhi kebutuhan masyarakat adalah dengan mengatur pengel...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Ahmad Zahran Rizqulloh, Dewi Anjani, Muhammad Fikri Hasani Sururi, Ade Nur Rohim
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta 2023-09-01
Series:Islamic Economics and Business Review
Online Access:https://ejournal.upnvj.ac.id/iesbir/article/view/6010
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850285094881722368
author Ahmad Zahran Rizqulloh
Dewi Anjani
Muhammad Fikri Hasani Sururi
Ade Nur Rohim
author_facet Ahmad Zahran Rizqulloh
Dewi Anjani
Muhammad Fikri Hasani Sururi
Ade Nur Rohim
author_sort Ahmad Zahran Rizqulloh
collection DOAJ
description Negara mempunyai penanan yang sangat penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di dalamnya. Namun kebutuhan itu sifatnya tidak tetap, melainkan akan berubah-ubah menyesuaikan keadaan. Dari pernyataan tersebut, bagaimana suatu negara dapat memenuhi kebutuhan masyarakat adalah dengan mengatur pengeluaran negara dan mengatur pula sumber penerimaannya. Negara mempunyai peran untuk dapat mengeluarkan kebijakan yang tepat mengenai sumber penerimaan negara agar sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat. Kebijakan sumber penerimaan negara sejak dahulu telah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang dimana peneliti menelaah studi yang telah ada sebelumnya. Sumber penerimaan negara pada zaman Rasulullah ternyata dapat diaplikasikan pada saat ini. Sumber penerimaan islam tidak hanya sebatas pada zakat saja atau saat ini di Indonesia disebut pajak, namun ada beberapa sumber pendapatan lain dalam menunjang kebutuhan negara. Atau pada zaman tersebut dapat dikatakan sebagai pendapatan non pajak. Sumber penerimaan yang berasal dari non pajak atau selain zakat yaitu diantaranya ada fai, ghanimah, usyr, jizyah, dan lain sebagainya. Sedangkan sumber pendapatan saat ini di Indonesia berasal dari pajak, PNBP dan hibah. Artikel ini mendeskripsikan perbandingan antara sumber pendapatan klasik yaitu pemerintahan islam zaman Rasulullah dengan sumber pendapatan kotemporer di Indonesia saat ini.   Kata kunci: klasik, kotemporer, non pajak, pajak, sumber penerimaan.
format Article
id doaj-art-2271dd9ab5df41bf8e28e7650699b1ac
institution OA Journals
issn 2964-9609
2963-5659
language English
publishDate 2023-09-01
publisher Faculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
record_format Article
series Islamic Economics and Business Review
spelling doaj-art-2271dd9ab5df41bf8e28e7650699b1ac2025-08-20T01:47:24ZengFaculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran JakartaIslamic Economics and Business Review2964-96092963-56592023-09-012210.59580/iesbir.v2i2.60104927Sumber Pendapatan Non Zakat Negara Dalam Islam Dan Perbandingannya Dengan Zaman Kontemporer Di IndonesiaAhmad Zahran Rizqulloh0Dewi Anjani1Muhammad Fikri Hasani Sururi2Ade Nur Rohim3Universitas Pembangunan Nasional Veteran JakartaUniversitas Pembangunan Nasional “Veteran” JakartaUniversitas Pembangunan Nasional “Veteran” JakartaUniversitas Pembangunan Nasional “Veteran” JakartaNegara mempunyai penanan yang sangat penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di dalamnya. Namun kebutuhan itu sifatnya tidak tetap, melainkan akan berubah-ubah menyesuaikan keadaan. Dari pernyataan tersebut, bagaimana suatu negara dapat memenuhi kebutuhan masyarakat adalah dengan mengatur pengeluaran negara dan mengatur pula sumber penerimaannya. Negara mempunyai peran untuk dapat mengeluarkan kebijakan yang tepat mengenai sumber penerimaan negara agar sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat. Kebijakan sumber penerimaan negara sejak dahulu telah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang dimana peneliti menelaah studi yang telah ada sebelumnya. Sumber penerimaan negara pada zaman Rasulullah ternyata dapat diaplikasikan pada saat ini. Sumber penerimaan islam tidak hanya sebatas pada zakat saja atau saat ini di Indonesia disebut pajak, namun ada beberapa sumber pendapatan lain dalam menunjang kebutuhan negara. Atau pada zaman tersebut dapat dikatakan sebagai pendapatan non pajak. Sumber penerimaan yang berasal dari non pajak atau selain zakat yaitu diantaranya ada fai, ghanimah, usyr, jizyah, dan lain sebagainya. Sedangkan sumber pendapatan saat ini di Indonesia berasal dari pajak, PNBP dan hibah. Artikel ini mendeskripsikan perbandingan antara sumber pendapatan klasik yaitu pemerintahan islam zaman Rasulullah dengan sumber pendapatan kotemporer di Indonesia saat ini.   Kata kunci: klasik, kotemporer, non pajak, pajak, sumber penerimaan.https://ejournal.upnvj.ac.id/iesbir/article/view/6010
spellingShingle Ahmad Zahran Rizqulloh
Dewi Anjani
Muhammad Fikri Hasani Sururi
Ade Nur Rohim
Sumber Pendapatan Non Zakat Negara Dalam Islam Dan Perbandingannya Dengan Zaman Kontemporer Di Indonesia
Islamic Economics and Business Review
title Sumber Pendapatan Non Zakat Negara Dalam Islam Dan Perbandingannya Dengan Zaman Kontemporer Di Indonesia
title_full Sumber Pendapatan Non Zakat Negara Dalam Islam Dan Perbandingannya Dengan Zaman Kontemporer Di Indonesia
title_fullStr Sumber Pendapatan Non Zakat Negara Dalam Islam Dan Perbandingannya Dengan Zaman Kontemporer Di Indonesia
title_full_unstemmed Sumber Pendapatan Non Zakat Negara Dalam Islam Dan Perbandingannya Dengan Zaman Kontemporer Di Indonesia
title_short Sumber Pendapatan Non Zakat Negara Dalam Islam Dan Perbandingannya Dengan Zaman Kontemporer Di Indonesia
title_sort sumber pendapatan non zakat negara dalam islam dan perbandingannya dengan zaman kontemporer di indonesia
url https://ejournal.upnvj.ac.id/iesbir/article/view/6010
work_keys_str_mv AT ahmadzahranrizqulloh sumberpendapatannonzakatnegaradalamislamdanperbandingannyadenganzamankontemporerdiindonesia
AT dewianjani sumberpendapatannonzakatnegaradalamislamdanperbandingannyadenganzamankontemporerdiindonesia
AT muhammadfikrihasanisururi sumberpendapatannonzakatnegaradalamislamdanperbandingannyadenganzamankontemporerdiindonesia
AT adenurrohim sumberpendapatannonzakatnegaradalamislamdanperbandingannyadenganzamankontemporerdiindonesia