UPAYA MENUMBUH KEMBANGKAN MINAT BELAJAR SENI TRADISI MINANGKABAU PADA DAERAH PERKOTAAN

Pembalut wanita  digunakan oleh  wanita di saat menstruasi yang berfungsi untuk menyerap darah dari vagina. Pembalut dibagi menjadi 2 jenis yaitu pembalut sekali pakai yang biasanya terbuat dari kapas dan plastik, dan pembalut kain yang dapat digunakan kembali (reusable pads). Menurut Yayasan Lemba...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Lindawati Lindawati, Zurmailis Zurmailis, Diah Tyahaya Iman
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Andalas, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) 2023-09-01
Series:Buletin Ilmiah Nagari Membangun
Subjects:
Online Access:https://buletinnagari.lppm.unand.ac.id/index.php/bln/article/view/449
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849713740143919104
author Lindawati Lindawati
Zurmailis Zurmailis
Diah Tyahaya Iman
author_facet Lindawati Lindawati
Zurmailis Zurmailis
Diah Tyahaya Iman
author_sort Lindawati Lindawati
collection DOAJ
description Pembalut wanita  digunakan oleh  wanita di saat menstruasi yang berfungsi untuk menyerap darah dari vagina. Pembalut dibagi menjadi 2 jenis yaitu pembalut sekali pakai yang biasanya terbuat dari kapas dan plastik, dan pembalut kain yang dapat digunakan kembali (reusable pads). Menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) pembalut menjadi salah satu pencemar tertinggi di Indonesia. Jumlah sampah pembalut dalam satu bulan bisa mencapai 1,4 miliar. Selain itu, ditemukannya zat klorin yang berbahaya bagi Kesehatan. Rata-rata setiap wanita menggunakan lebih dari 16.000 pembalut/tampon/pantyliners selama hidupnya. Itu artinya, terdapat lebih dari 45 juta produk wanita digunakan dan dibuang setiap tahun. Di Indonesia sendiri, sampah pembalut ternyata dapat mencapai 26 ton setiap hari. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas menyadari bahwa permasalahan sampah terutama sampah dari pembalut merupakan hal yang sangat penting bagi keseimbangan ekosistem lingkungan. Sebagai langkah awal mengurangi sampah pembalut dengan memberikan edukasi dan sosialisasi pembuatan pembalut kain. Kegiatan diawali dengan sosialisasi dengan kepala sekolah dan guru, setelah itu diberikan kepada seluruh siswi SMA Al-Ishlah sebanyak 29 orang. Lalu dilakukan pre-test untuk mengetahui pengetahuan siswi terkait pembalut ramah lingkungan dan menstruasi dimana lebih dari separuh siswi (89%) memiliki pengetahuan yang baik mengenai kesehatan reproduksi. Setelah itu dilakukan penyuluhan mengenai dampak penggunaan pembalut sekali pakai terhadap lingkungan dan mengedukasi siswi untuk menggunakan pembalut kain dan menjelaskan cara pembuatan pembalut kain. Diharapkan dengan dilakukannya kegiatan ini, penggunaan pembalut sekali pakai/ pembalut plastik sedikit demi sedikit dapat dikurangi, sehingga sampah pembalut dapat berkurang jumlahnya dan menjadikan lingkungan lebih baik.
format Article
id doaj-art-213d64ea7b2344f79c5411f1042d75b7
institution DOAJ
issn 2622-9978
language English
publishDate 2023-09-01
publisher Universitas Andalas, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
record_format Article
series Buletin Ilmiah Nagari Membangun
spelling doaj-art-213d64ea7b2344f79c5411f1042d75b72025-08-20T03:13:53ZengUniversitas Andalas, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)Buletin Ilmiah Nagari Membangun2622-99782023-09-016310.25077/bina.v6i3.449449UPAYA MENUMBUH KEMBANGKAN MINAT BELAJAR SENI TRADISI MINANGKABAU PADA DAERAH PERKOTAANLindawati LindawatiZurmailis ZurmailisDiah Tyahaya Iman Pembalut wanita  digunakan oleh  wanita di saat menstruasi yang berfungsi untuk menyerap darah dari vagina. Pembalut dibagi menjadi 2 jenis yaitu pembalut sekali pakai yang biasanya terbuat dari kapas dan plastik, dan pembalut kain yang dapat digunakan kembali (reusable pads). Menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) pembalut menjadi salah satu pencemar tertinggi di Indonesia. Jumlah sampah pembalut dalam satu bulan bisa mencapai 1,4 miliar. Selain itu, ditemukannya zat klorin yang berbahaya bagi Kesehatan. Rata-rata setiap wanita menggunakan lebih dari 16.000 pembalut/tampon/pantyliners selama hidupnya. Itu artinya, terdapat lebih dari 45 juta produk wanita digunakan dan dibuang setiap tahun. Di Indonesia sendiri, sampah pembalut ternyata dapat mencapai 26 ton setiap hari. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas menyadari bahwa permasalahan sampah terutama sampah dari pembalut merupakan hal yang sangat penting bagi keseimbangan ekosistem lingkungan. Sebagai langkah awal mengurangi sampah pembalut dengan memberikan edukasi dan sosialisasi pembuatan pembalut kain. Kegiatan diawali dengan sosialisasi dengan kepala sekolah dan guru, setelah itu diberikan kepada seluruh siswi SMA Al-Ishlah sebanyak 29 orang. Lalu dilakukan pre-test untuk mengetahui pengetahuan siswi terkait pembalut ramah lingkungan dan menstruasi dimana lebih dari separuh siswi (89%) memiliki pengetahuan yang baik mengenai kesehatan reproduksi. Setelah itu dilakukan penyuluhan mengenai dampak penggunaan pembalut sekali pakai terhadap lingkungan dan mengedukasi siswi untuk menggunakan pembalut kain dan menjelaskan cara pembuatan pembalut kain. Diharapkan dengan dilakukannya kegiatan ini, penggunaan pembalut sekali pakai/ pembalut plastik sedikit demi sedikit dapat dikurangi, sehingga sampah pembalut dapat berkurang jumlahnya dan menjadikan lingkungan lebih baik. https://buletinnagari.lppm.unand.ac.id/index.php/bln/article/view/449traditional arts, inheritance, and revitalization, management, HR
spellingShingle Lindawati Lindawati
Zurmailis Zurmailis
Diah Tyahaya Iman
UPAYA MENUMBUH KEMBANGKAN MINAT BELAJAR SENI TRADISI MINANGKABAU PADA DAERAH PERKOTAAN
Buletin Ilmiah Nagari Membangun
traditional arts, inheritance, and revitalization, management, HR
title UPAYA MENUMBUH KEMBANGKAN MINAT BELAJAR SENI TRADISI MINANGKABAU PADA DAERAH PERKOTAAN
title_full UPAYA MENUMBUH KEMBANGKAN MINAT BELAJAR SENI TRADISI MINANGKABAU PADA DAERAH PERKOTAAN
title_fullStr UPAYA MENUMBUH KEMBANGKAN MINAT BELAJAR SENI TRADISI MINANGKABAU PADA DAERAH PERKOTAAN
title_full_unstemmed UPAYA MENUMBUH KEMBANGKAN MINAT BELAJAR SENI TRADISI MINANGKABAU PADA DAERAH PERKOTAAN
title_short UPAYA MENUMBUH KEMBANGKAN MINAT BELAJAR SENI TRADISI MINANGKABAU PADA DAERAH PERKOTAAN
title_sort upaya menumbuh kembangkan minat belajar seni tradisi minangkabau pada daerah perkotaan
topic traditional arts, inheritance, and revitalization, management, HR
url https://buletinnagari.lppm.unand.ac.id/index.php/bln/article/view/449
work_keys_str_mv AT lindawatilindawati upayamenumbuhkembangkanminatbelajarsenitradisiminangkabaupadadaerahperkotaan
AT zurmailiszurmailis upayamenumbuhkembangkanminatbelajarsenitradisiminangkabaupadadaerahperkotaan
AT diahtyahayaiman upayamenumbuhkembangkanminatbelajarsenitradisiminangkabaupadadaerahperkotaan