Penurunan Kadar Amonia pada Air Kolam Ikan Lele (Clarias gariepinus) dengan menggunakan Bakteri Rhodobacter dan Eko-Enzim

Ikan lele merupakan salah satu dari ikan yang banyak di budidayakan di Indonesia karena proses pemeliharaannya relatif sederhana. Selama metabolisme protein organisme air, amonia biasanya diproduksi sebagai hasil ekskresi. Amonia (NH3) merupakan senyawa yang mengandung Nitrogen dan Hidrogen, kadar...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Yusfa Nanda Lestari, Rasyidah Rasyidah, Ulfayani Mayasari
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Nusa Nipa 2024-10-01
Series:Spizaetus
Subjects:
Online Access:https://spizaetus.nusanipa.ac.id/index.php/spizaetus/article/view/448
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Ikan lele merupakan salah satu dari ikan yang banyak di budidayakan di Indonesia karena proses pemeliharaannya relatif sederhana. Selama metabolisme protein organisme air, amonia biasanya diproduksi sebagai hasil ekskresi. Amonia (NH3) merupakan senyawa yang mengandung Nitrogen dan Hidrogen, kadar amonia bisa menyebabkan terjadinya pencemaran yang dapat menurunkan kualitas air sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan kadar amonia (NH3) dengan penambahan bakteri Rhodobacter dan Ekoenzim pada air kolam ikan lele. Analisis data pada penelitian ini menggunakan data deskriptif kualitatif. Penelitian menggunakan metode analisis data secara deskriptif, kualitatif. Analisis data bersifat induktif yaitu salah satu analisis berdasarkan data yang akan diperoleh, selanjutnya dikembangkan menjadi hipotesis. Pada penelitian ini dijelaskan secara deskriptif. Kemudian diuji kemampuan bioremediasinya meliputi presentasi kehilangan ammonia dan kekeruhan air, dengan pengamatan 0, 2, 4, 6, 8 hari dan 3 kali pengulangan.  Penelitian kualitatif dilakukan dengan menguji kadar amonia menggunakan metode SNI 06-6989.30-2005. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan bakteri Rhodobacter pada air kolam ikan berpotensi menurunkan kadar amonia (NH3), dengan kadar amonia (NH3) awal 12,6 mg/l dengan adanya penambahan bakteri Rhodobacter terjadi penurunan amonia (NH3) sebesar 9,4 mg/l.
ISSN:2716-151X
2722-869X