THE ROLE OF LAW IN COMBATING THE SPREAD OF DEEPFAKE CONTENT FOR DIGITAL IDENTITY FRAUD
Saat ini, dalam proses perkembangan teknologi kecerdasan buatan, telah memunculkan sebuah fenomena Deepfake, yaitu teknologi yang mampu dalam melakukan memanipulasi citra, suara, dan video secara realistis sehingga akan sulit dibedakan dari konten aslinya. Meskipun dalam perkembangan teknologi kece...
Saved in:
| Main Authors: | , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
UIR Press
2025-08-01
|
| Series: | UIR Law Review |
| Online Access: | https://journal.uir.ac.id/index.php/uirlawreview/article/view/22095 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Saat ini, dalam proses perkembangan teknologi kecerdasan buatan, telah memunculkan sebuah fenomena Deepfake, yaitu teknologi yang mampu dalam melakukan memanipulasi citra, suara, dan video secara realistis sehingga akan sulit dibedakan dari konten aslinya. Meskipun dalam perkembangan teknologi kecerdasan buataan memiliki potensi untuk penggunaan pada hal yang positif, seperti dalam dunia hiburan dan pendidikan, Deepfake juga dapat menimbulkan risiko besar pada era teknologi saat ini, terutama dalam hal penipuan identitas digital. Dengan adanya perkembangan teknologi kecerdasan buatan ini maka timbul suatu permasalahan baru yang serius, salah satunya adalah dalam penyalahgunaan Deepfake yang menjadi bagian dari artificial intelligence. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode penelitian hukum normatif dengan sumber data utama yakni bahan hukum sekunder yang terdiri dari peraturan perundang-undangan serta buku referensi dan jurnal. Hasil Penelitian menyatakan bahwa ketidakjelasan regulasi dapat menciptakan celah hukum yang berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan, sementara proses penegakan hukum terhambat oleh minimnya pedoman yang jelas, alat yang memadai serta sumber daya manusianya. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis dan sistematis untuk memperbaharui kerangka hukum serta diperlukannya kolaborasi lintas sektor.
|
|---|---|
| ISSN: | 2548-7671 2548-768X |