PERBEDAAN KUANTITAS DNA YANG DIEKSTRAKSI DARI BUCCAL SWAB DENGAN JUMLAH USAPAN YANG BERBEDA

Latar Belakang Sampel yang digunakan pada analisis DNA untuk individu hidup  adalah darah dan buccal swab, namun pengambilan darah membutuhkan metode yang invasif yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada dapat menjadi pilihan yang baik dan nyaman dalam pengambilan sampel untuk pemeriksaan DNA,...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Devina Dea Emanuela, Tuntas Dhanardhono, Saebani Saebani
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro 2017-06-01
Series:Jurnal Kedokteran Diponegoro
Subjects:
Online Access:https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18560
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849423980031639552
author Devina Dea Emanuela
Tuntas Dhanardhono
Saebani Saebani
author_facet Devina Dea Emanuela
Tuntas Dhanardhono
Saebani Saebani
author_sort Devina Dea Emanuela
collection DOAJ
description Latar Belakang Sampel yang digunakan pada analisis DNA untuk individu hidup  adalah darah dan buccal swab, namun pengambilan darah membutuhkan metode yang invasif yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada dapat menjadi pilihan yang baik dan nyaman dalam pengambilan sampel untuk pemeriksaan DNA, namun belum ada standar Buccal swab yang mengatur tentang jumlah usapan yang diperlukan dalam pengambilan buccal swab yang optimal. Tujuan Mengetahui perbedaan kuantitas DNA yang diekstraksi dari buccal swab dengan jumlah usapan yang berbeda Metode Penelitian menggunakan 44 sampel buccal swab diambil dari 11 individu laki- laki sehat dan diambil secara serial sebanyak 4x dengan selang waktu selama 1 minggu. Pada pengusapan pertama diambil sampel dengan 5x usapan, selanjutnya diambil sampel dengan 10x usapan, lalu diambil sampel dengan 20x usapan dan kemudian diambil sampel dengan 30x usapan. Setelah setiap pengambilan sampel dilanjutkan dengan ekstraksi DNA dengan metode chelex pada hari yang sama dengan pengambilan sampel kemudian dilakukan pengukuran kuantitas DNA menggunakan Nanodrop Spectrofotometer yang dibaca pada gelombang 260. Hasil Didapatkan perbedaan yang bermakna pada setiap kelompok usapan (p <0.05) dengan kelompok usapan 5x, 10x, dan 20x mengalami peningkatan kuantitas yang searah dengan penambahan pengusapan sedangkan kelompok 20x dan 30x usapan mengalami penurunan kuantitas yang berbanding terbalik dengan penambahan pengusapan hal ini dapat disebabkan karena bertambahnya saliva dan kontaminan dalam sampel yang mempengaruhi kuantitas DNA. Kesimpulan Terdapat perbedaan kuantitas DNA dari buccal swab dengan jumlah usapan yang berbeda dengan kuantitas tertinggi didapatkan dari kelompok 20x usapan.
format Article
id doaj-art-1e178e07b2ae440aa26f6fbc5be98753
institution Kabale University
issn 2540-8844
language English
publishDate 2017-06-01
publisher Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
record_format Article
series Jurnal Kedokteran Diponegoro
spelling doaj-art-1e178e07b2ae440aa26f6fbc5be987532025-08-20T03:30:24ZengFaculty of Medicine, Universitas DiponegoroJurnal Kedokteran Diponegoro2540-88442017-06-016244345010.14710/dmj.v6i2.1856018053PERBEDAAN KUANTITAS DNA YANG DIEKSTRAKSI DARI BUCCAL SWAB DENGAN JUMLAH USAPAN YANG BERBEDADevina Dea EmanuelaTuntas DhanardhonoSaebani SaebaniLatar Belakang Sampel yang digunakan pada analisis DNA untuk individu hidup  adalah darah dan buccal swab, namun pengambilan darah membutuhkan metode yang invasif yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada dapat menjadi pilihan yang baik dan nyaman dalam pengambilan sampel untuk pemeriksaan DNA, namun belum ada standar Buccal swab yang mengatur tentang jumlah usapan yang diperlukan dalam pengambilan buccal swab yang optimal. Tujuan Mengetahui perbedaan kuantitas DNA yang diekstraksi dari buccal swab dengan jumlah usapan yang berbeda Metode Penelitian menggunakan 44 sampel buccal swab diambil dari 11 individu laki- laki sehat dan diambil secara serial sebanyak 4x dengan selang waktu selama 1 minggu. Pada pengusapan pertama diambil sampel dengan 5x usapan, selanjutnya diambil sampel dengan 10x usapan, lalu diambil sampel dengan 20x usapan dan kemudian diambil sampel dengan 30x usapan. Setelah setiap pengambilan sampel dilanjutkan dengan ekstraksi DNA dengan metode chelex pada hari yang sama dengan pengambilan sampel kemudian dilakukan pengukuran kuantitas DNA menggunakan Nanodrop Spectrofotometer yang dibaca pada gelombang 260. Hasil Didapatkan perbedaan yang bermakna pada setiap kelompok usapan (p <0.05) dengan kelompok usapan 5x, 10x, dan 20x mengalami peningkatan kuantitas yang searah dengan penambahan pengusapan sedangkan kelompok 20x dan 30x usapan mengalami penurunan kuantitas yang berbanding terbalik dengan penambahan pengusapan hal ini dapat disebabkan karena bertambahnya saliva dan kontaminan dalam sampel yang mempengaruhi kuantitas DNA. Kesimpulan Terdapat perbedaan kuantitas DNA dari buccal swab dengan jumlah usapan yang berbeda dengan kuantitas tertinggi didapatkan dari kelompok 20x usapan.https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18560buccal swab, kuantitas dna, nanodrop
spellingShingle Devina Dea Emanuela
Tuntas Dhanardhono
Saebani Saebani
PERBEDAAN KUANTITAS DNA YANG DIEKSTRAKSI DARI BUCCAL SWAB DENGAN JUMLAH USAPAN YANG BERBEDA
Jurnal Kedokteran Diponegoro
buccal swab, kuantitas dna, nanodrop
title PERBEDAAN KUANTITAS DNA YANG DIEKSTRAKSI DARI BUCCAL SWAB DENGAN JUMLAH USAPAN YANG BERBEDA
title_full PERBEDAAN KUANTITAS DNA YANG DIEKSTRAKSI DARI BUCCAL SWAB DENGAN JUMLAH USAPAN YANG BERBEDA
title_fullStr PERBEDAAN KUANTITAS DNA YANG DIEKSTRAKSI DARI BUCCAL SWAB DENGAN JUMLAH USAPAN YANG BERBEDA
title_full_unstemmed PERBEDAAN KUANTITAS DNA YANG DIEKSTRAKSI DARI BUCCAL SWAB DENGAN JUMLAH USAPAN YANG BERBEDA
title_short PERBEDAAN KUANTITAS DNA YANG DIEKSTRAKSI DARI BUCCAL SWAB DENGAN JUMLAH USAPAN YANG BERBEDA
title_sort perbedaan kuantitas dna yang diekstraksi dari buccal swab dengan jumlah usapan yang berbeda
topic buccal swab, kuantitas dna, nanodrop
url https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18560
work_keys_str_mv AT devinadeaemanuela perbedaankuantitasdnayangdiekstraksidaribuccalswabdenganjumlahusapanyangberbeda
AT tuntasdhanardhono perbedaankuantitasdnayangdiekstraksidaribuccalswabdenganjumlahusapanyangberbeda
AT saebanisaebani perbedaankuantitasdnayangdiekstraksidaribuccalswabdenganjumlahusapanyangberbeda