PEMODELAN HASIL PRODUKSI PADI DI PROVINSI SULAWESI TENGAH MENGGUNAKAN FIXED EFFECT MODEL (FEM)

Padi merupakan komoditas pangan utama di Indonesia. Tingkat konsumsi padi mayarakat di Sulawesi Tengah sebesar 111,4 kg perkapita pertahun yang  lebih tinggi jika dibandingkan dengan masyarakat Sulawesi Selatan yaitu 106,9 kg perkapita pertahun. Diperlukan model yang dapat memprediksi hasil produksi...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Nurul Fiskia Gamayanti, Junaidi Junaidi
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Pattimura 2021-06-01
Series:Barekeng
Subjects:
Online Access:https://ojs3.unpatti.ac.id/index.php/barekeng/article/view/3548
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Padi merupakan komoditas pangan utama di Indonesia. Tingkat konsumsi padi mayarakat di Sulawesi Tengah sebesar 111,4 kg perkapita pertahun yang  lebih tinggi jika dibandingkan dengan masyarakat Sulawesi Selatan yaitu 106,9 kg perkapita pertahun. Diperlukan model yang dapat memprediksi hasil produksi padi di Sulawesi tengah untuk menjaga stok kebutuhan pangan masyarakat. Fixed effect Model dapat digunakan untuk melihat faktor apa saja yang dapat mempengaruhi hasil produksi padi di Sulawesi Tengah dengan menggunakan pendekatan data penelitian data panel. Fixed effect Model adalah cara mengestimasi data panel dengan menggunakan variabel dummy untuk memperoleh perbedaan intersep yang diinginkan. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa faktor yang mempengaruhi hasil produksi padi di Sulawesi tengah adalah luas panen dengan setiap kenaikan luas panen sebesar 1 % akan meningkatkan hasil produksi padi sebesar 0,6764%.  Dari hasil analisis diperoleh nilai R2 sebesar 98.15%.
ISSN:1978-7227
2615-3017