EKSTRAK TOMAT (LYCOPERSICON ESCULENTUM MILL.) MENURUNKAN KADAR GLUTATION DARAH TIKUS WISTAR HIPERURISEMIA

Latar Belakang : Hiperurisemia menyebabkan kerusakan membran sel seperti sel hepar dan ginjal akibat reaksi berantai peroksidase lipid. Kerusakan tersebut menimbulkan peningkatan kadar stress oksidatif. Tomat mengandung likopen dan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan, sehingga dapat mengopti...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Junnaeni Junnaeni, Endang Mahati, Nani Maharani
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro 2019-05-01
Series:Jurnal Kedokteran Diponegoro
Subjects:
Online Access:https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/23797
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850168854364291072
author Junnaeni Junnaeni
Endang Mahati
Nani Maharani
author_facet Junnaeni Junnaeni
Endang Mahati
Nani Maharani
author_sort Junnaeni Junnaeni
collection DOAJ
description Latar Belakang : Hiperurisemia menyebabkan kerusakan membran sel seperti sel hepar dan ginjal akibat reaksi berantai peroksidase lipid. Kerusakan tersebut menimbulkan peningkatan kadar stress oksidatif. Tomat mengandung likopen dan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan, sehingga dapat mengoptimalkan kinerja glutation (GSH) dalam tubuh. Tujuan : Mengetahui pengaruh ekstrak tomat (Lycopersicon esculelntum Mill.) terhadap kadar GSH darah tikus wistar hiperurisemia. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian True Experimental dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Sampel sebanyak 24 ekor tikus wistar jantan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, diadaptasi selama 7 hari, diberi pakan dan minum standar. Kelompok K1 tidak diberi perlakuan, Kelompok K2 diberi pakan dan minum standar, hati ayam, dan potasium oksonat. Kelompok P1 diberi pakan dan minum standar, hati ayam, potasium oksonat, dan ekstrak tomat 1 mg/200grBB/hari. Kelompok P2 diberi pakan dan minum standar, hati ayam, potasium oksonat, dan ekstrak tomat 1,5 mg/200grBB/hari. Ekstrak tomat diberikan mulai hari ke-21 sampai ke-35. Pada hari ke-36, sampel darah  diambil di retroorbita kemudian diterminasi. Plasma darah kemudian dianalisis untuk mengetahui kadar GSH. Hasil : Kadar GSH pada kelompok K1 = 154 ± 21,9 µg/ml; K2 = 228 ± 30,3 µg/ml; P1= 193 ± 21,5 µg/ml; dan P2= 176 ± 23,9 µg/ml. Simpulan : Pemberian ekstrak tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) menurunkan kadar GSH darah tikus wistar hiperurisemia dan secara statistik didapatkan perbedaan yang tidak bermakna. Kata Kunci : ekstrak tomat (Lycopersicon esculentum Mill.), kadar GSH, hiperurisemia
format Article
id doaj-art-1b7598d3cfd34e8ea9639e9a81fd1556
institution OA Journals
issn 2540-8844
language English
publishDate 2019-05-01
publisher Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
record_format Article
series Jurnal Kedokteran Diponegoro
spelling doaj-art-1b7598d3cfd34e8ea9639e9a81fd15562025-08-20T02:20:52ZengFaculty of Medicine, Universitas DiponegoroJurnal Kedokteran Diponegoro2540-88442019-05-018275876710.14710/dmj.v8i2.2379722259EKSTRAK TOMAT (LYCOPERSICON ESCULENTUM MILL.) MENURUNKAN KADAR GLUTATION DARAH TIKUS WISTAR HIPERURISEMIAJunnaeni JunnaeniEndang MahatiNani MaharaniLatar Belakang : Hiperurisemia menyebabkan kerusakan membran sel seperti sel hepar dan ginjal akibat reaksi berantai peroksidase lipid. Kerusakan tersebut menimbulkan peningkatan kadar stress oksidatif. Tomat mengandung likopen dan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan, sehingga dapat mengoptimalkan kinerja glutation (GSH) dalam tubuh. Tujuan : Mengetahui pengaruh ekstrak tomat (Lycopersicon esculelntum Mill.) terhadap kadar GSH darah tikus wistar hiperurisemia. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian True Experimental dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Sampel sebanyak 24 ekor tikus wistar jantan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, diadaptasi selama 7 hari, diberi pakan dan minum standar. Kelompok K1 tidak diberi perlakuan, Kelompok K2 diberi pakan dan minum standar, hati ayam, dan potasium oksonat. Kelompok P1 diberi pakan dan minum standar, hati ayam, potasium oksonat, dan ekstrak tomat 1 mg/200grBB/hari. Kelompok P2 diberi pakan dan minum standar, hati ayam, potasium oksonat, dan ekstrak tomat 1,5 mg/200grBB/hari. Ekstrak tomat diberikan mulai hari ke-21 sampai ke-35. Pada hari ke-36, sampel darah  diambil di retroorbita kemudian diterminasi. Plasma darah kemudian dianalisis untuk mengetahui kadar GSH. Hasil : Kadar GSH pada kelompok K1 = 154 ± 21,9 µg/ml; K2 = 228 ± 30,3 µg/ml; P1= 193 ± 21,5 µg/ml; dan P2= 176 ± 23,9 µg/ml. Simpulan : Pemberian ekstrak tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) menurunkan kadar GSH darah tikus wistar hiperurisemia dan secara statistik didapatkan perbedaan yang tidak bermakna. Kata Kunci : ekstrak tomat (Lycopersicon esculentum Mill.), kadar GSH, hiperurisemiahttps://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/23797ekstrak tomat (lycopersicon esculentum mill.), kadar gsh, hiperurisemia
spellingShingle Junnaeni Junnaeni
Endang Mahati
Nani Maharani
EKSTRAK TOMAT (LYCOPERSICON ESCULENTUM MILL.) MENURUNKAN KADAR GLUTATION DARAH TIKUS WISTAR HIPERURISEMIA
Jurnal Kedokteran Diponegoro
ekstrak tomat (lycopersicon esculentum mill.), kadar gsh, hiperurisemia
title EKSTRAK TOMAT (LYCOPERSICON ESCULENTUM MILL.) MENURUNKAN KADAR GLUTATION DARAH TIKUS WISTAR HIPERURISEMIA
title_full EKSTRAK TOMAT (LYCOPERSICON ESCULENTUM MILL.) MENURUNKAN KADAR GLUTATION DARAH TIKUS WISTAR HIPERURISEMIA
title_fullStr EKSTRAK TOMAT (LYCOPERSICON ESCULENTUM MILL.) MENURUNKAN KADAR GLUTATION DARAH TIKUS WISTAR HIPERURISEMIA
title_full_unstemmed EKSTRAK TOMAT (LYCOPERSICON ESCULENTUM MILL.) MENURUNKAN KADAR GLUTATION DARAH TIKUS WISTAR HIPERURISEMIA
title_short EKSTRAK TOMAT (LYCOPERSICON ESCULENTUM MILL.) MENURUNKAN KADAR GLUTATION DARAH TIKUS WISTAR HIPERURISEMIA
title_sort ekstrak tomat lycopersicon esculentum mill menurunkan kadar glutation darah tikus wistar hiperurisemia
topic ekstrak tomat (lycopersicon esculentum mill.), kadar gsh, hiperurisemia
url https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/23797
work_keys_str_mv AT junnaenijunnaeni ekstraktomatlycopersiconesculentummillmenurunkankadarglutationdarahtikuswistarhiperurisemia
AT endangmahati ekstraktomatlycopersiconesculentummillmenurunkankadarglutationdarahtikuswistarhiperurisemia
AT nanimaharani ekstraktomatlycopersiconesculentummillmenurunkankadarglutationdarahtikuswistarhiperurisemia