Identifikasi Varietas Kayu Menggunakan Radially Average Power Spectrum Value Dan Orde Satu

Kayu merupakan material yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari untuk kebutuhan manusia. Pengelompokan varietas kayu didasarkan beberapa parameter, diantaranya adalah sifat dan ciri-ciri struktur kayu. Kapasitas para ahli kayu untuk mengidentifikasi varietas kayu secara...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Arya Mandiri, Soffiana Agustin
Format: Article
Language:English
Published: Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia 2024-12-01
Series:SINTECH (Science and Information Technology) Journal
Subjects:
Online Access:https://ejournal.instiki.ac.id/index.php/sintechjournal/article/view/1690
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Kayu merupakan material yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari untuk kebutuhan manusia. Pengelompokan varietas kayu didasarkan beberapa parameter, diantaranya adalah sifat dan ciri-ciri struktur kayu. Kapasitas para ahli kayu untuk mengidentifikasi varietas kayu secara visual sering kali tidak akurat. Untuk mengatasi masalah ini, teknologi digunakan dalam bidang pengolahan citra digital untuk menganalisa tekstur kayu, untuk dapat mengklasifikasikannya ke dalam kelas-kelas tertentu. Penelitian ini mengusulkan penerapan cara ekstraksi atribut pada citra digital dengan menggunakan teknologi pengolahan citra digital menggunakan metode  radially average power spectrum value (RAPSV) dan orde satu, yang membuat pengukuran nilai parameter untuk mengekstrak fitur dari tekstur kayu. Hasil dari parameter radially average power spectrum value (RAPSV) dan orde satu, digunakan sebagai data untuk klasifikasi varietas kayu menggunakan metode support vektor machine (SVM). Penelitian ini menggunakan 4.200 citra dengan resolusi 1000x1000 piksel. Citra dibagi dalam data latih dan data uji menggunakan 10-fold validation. Pembandingan hasil diakukan dengan memproses citra dengan tahap perbaikani citra dan yang tidak menggunakan tahap perbaikan serta mengetahui efek dari ekstraksi fitur RAPSV. Penelitian ini menunjukkan bahwa tahap baikan citra dapat memberikan kenaikan akurasi sebesar 1% sedangkan penambahan fitur RAPSV memberikan kontribusi kenaikan akurasi sebesar 18% terhadap ekstraksi fitur orde satu.
ISSN:2598-7305
2598-9642