DONGENG “THE WITCHES’ HOUSE” DAN TERJEMAHANNYA “RUMAH PARA PENYIHIR”: SEBUAH ANALISIS WACANA KRITIS

Pendekatan multimodalitas digunakan untuk menganalisis sebuah wacana secara kritis bukan hanya aspek linguistik tetapi juga paralinguistik. Tulisan ini mengidentifikasi aspek-aspek linguistik dan aspek paralinguistik dalam dongeng The Witches‟s House dan terjemahannya Rumah Para Penyihir. Aspek ling...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Ni Luh Putu Setiarini
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Sebelas Maret 2016-06-01
Series:Prasasti: Journal of Linguistics
Online Access:https://jurnal.uns.ac.id/pjl/article/view/1354
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Pendekatan multimodalitas digunakan untuk menganalisis sebuah wacana secara kritis bukan hanya aspek linguistik tetapi juga paralinguistik. Tulisan ini mengidentifikasi aspek-aspek linguistik dan aspek paralinguistik dalam dongeng The Witches‟s House dan terjemahannya Rumah Para Penyihir. Aspek linguistik meliputi kosakata, tata bahasa dan struktur teks. Sedangkan aspek paralinguistik mencakup bentuk huruf, ukuran huruf, warna ilustrasi gambar, bentuk tubuh partisipan, dan benda-benda yang ada pada ilustrasi gambar. Peran aspek paralinguistik menguatkan karakter dan alur cerita dalam cerita dongeng ini serta menambah kedalaman ulasan linguistis. Kata kunci: Analisis Wacana Kritis, modalitas, dan dongeng
ISSN:2503-2658
2527-2969