PENGARUH MEROKOK TERHADAP GANGGUAN PENDENGARAN PADA USIA DEWASA MUDA

Latar Belakang: Nikotin dan karbonmonoksida pada rokok dapat menyebabkan vasospasme sehingga berkurangnya perfusi oksigen ke organ koklea. Hal ini mengakibatkan kerusakan sel rambut. Zat aktif pada rokok juga menyebabkan perubahan histopatologi pada mukosa saluran pernapasan atas yang mengakibatkan...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Dian Lestari Ningsih, Dwi Marliyawati, Kanti Yunika
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro 2018-05-01
Series:Jurnal Kedokteran Diponegoro
Subjects:
Online Access:https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/21285
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849424009399107584
author Dian Lestari Ningsih
Dwi Marliyawati
Kanti Yunika
author_facet Dian Lestari Ningsih
Dwi Marliyawati
Kanti Yunika
author_sort Dian Lestari Ningsih
collection DOAJ
description Latar Belakang: Nikotin dan karbonmonoksida pada rokok dapat menyebabkan vasospasme sehingga berkurangnya perfusi oksigen ke organ koklea. Hal ini mengakibatkan kerusakan sel rambut. Zat aktif pada rokok juga menyebabkan perubahan histopatologi pada mukosa saluran pernapasan atas yang mengakibatkan disfungsi tuba. Patofisiologi tersebut menyebabkan gangguan pendengaran pada perokok dengan tipe konduktif, sensorineural, dan campuran. Tujuan: Mengetahui pengaruh merokok terhadap gangguan pendengaran. Metode: Penelitian ini adalah penelitian obsevasional dengan rancangan kasus dan kontrol. Sampel sebanyak 66 perokok dipilih dengan menggunakan teknik consecutive sampling dan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kasus (perokok dengan gangguan pendengaran) dan kontrol (perokok tanpa gangguan pendengaran). Masing-masing kelompok dianalisis pengaruh jumlah batang rokok dan lamanya merokok terhadap gangguan pendengaran. Hasil: Uji Pearson Chi-Square menunjukan terdapat pengaruh yang bermakna  jumlah batang rokok terhadap gangguan pendengaran (p=0,013), OR=3,6 dan IK 95% 10,150-1,290. Uji Pearson Chi-Square menunjukan hasil bermakna pada pengaruh lama nya merokok terhadap gangguan pendengaran (p=0,049), OR=2,6 dan  IK 95% 72,84-0,995. Hasil uji multivariat regresi logistik didapatkan jumlah rokok >10 lebih berpengaruh terhadap gangguan pendengaran (p=0,025), OR=3,3 dan IK 95% 9,627-1,168. Simpulan: Terdapat pengaruh antara jumlah batang rokok dan lamanya merokok terhadap gangguan pendengaran. Jumlah batang rokok memiliki pengaruh lebih besar terhadap gangguan pendengaran.
format Article
id doaj-art-19084bd7469041349fc118d975301e52
institution Kabale University
issn 2540-8844
language English
publishDate 2018-05-01
publisher Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
record_format Article
series Jurnal Kedokteran Diponegoro
spelling doaj-art-19084bd7469041349fc118d975301e522025-08-20T03:30:23ZengFaculty of Medicine, Universitas DiponegoroJurnal Kedokteran Diponegoro2540-88442018-05-01721380139010.14710/dmj.v7i2.2128520284PENGARUH MEROKOK TERHADAP GANGGUAN PENDENGARAN PADA USIA DEWASA MUDADian Lestari NingsihDwi MarliyawatiKanti YunikaLatar Belakang: Nikotin dan karbonmonoksida pada rokok dapat menyebabkan vasospasme sehingga berkurangnya perfusi oksigen ke organ koklea. Hal ini mengakibatkan kerusakan sel rambut. Zat aktif pada rokok juga menyebabkan perubahan histopatologi pada mukosa saluran pernapasan atas yang mengakibatkan disfungsi tuba. Patofisiologi tersebut menyebabkan gangguan pendengaran pada perokok dengan tipe konduktif, sensorineural, dan campuran. Tujuan: Mengetahui pengaruh merokok terhadap gangguan pendengaran. Metode: Penelitian ini adalah penelitian obsevasional dengan rancangan kasus dan kontrol. Sampel sebanyak 66 perokok dipilih dengan menggunakan teknik consecutive sampling dan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kasus (perokok dengan gangguan pendengaran) dan kontrol (perokok tanpa gangguan pendengaran). Masing-masing kelompok dianalisis pengaruh jumlah batang rokok dan lamanya merokok terhadap gangguan pendengaran. Hasil: Uji Pearson Chi-Square menunjukan terdapat pengaruh yang bermakna  jumlah batang rokok terhadap gangguan pendengaran (p=0,013), OR=3,6 dan IK 95% 10,150-1,290. Uji Pearson Chi-Square menunjukan hasil bermakna pada pengaruh lama nya merokok terhadap gangguan pendengaran (p=0,049), OR=2,6 dan  IK 95% 72,84-0,995. Hasil uji multivariat regresi logistik didapatkan jumlah rokok >10 lebih berpengaruh terhadap gangguan pendengaran (p=0,025), OR=3,3 dan IK 95% 9,627-1,168. Simpulan: Terdapat pengaruh antara jumlah batang rokok dan lamanya merokok terhadap gangguan pendengaran. Jumlah batang rokok memiliki pengaruh lebih besar terhadap gangguan pendengaran.https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/21285gangguan pendengaran, lamanya merokok, jumlah batang rokok, perokok.
spellingShingle Dian Lestari Ningsih
Dwi Marliyawati
Kanti Yunika
PENGARUH MEROKOK TERHADAP GANGGUAN PENDENGARAN PADA USIA DEWASA MUDA
Jurnal Kedokteran Diponegoro
gangguan pendengaran, lamanya merokok, jumlah batang rokok, perokok.
title PENGARUH MEROKOK TERHADAP GANGGUAN PENDENGARAN PADA USIA DEWASA MUDA
title_full PENGARUH MEROKOK TERHADAP GANGGUAN PENDENGARAN PADA USIA DEWASA MUDA
title_fullStr PENGARUH MEROKOK TERHADAP GANGGUAN PENDENGARAN PADA USIA DEWASA MUDA
title_full_unstemmed PENGARUH MEROKOK TERHADAP GANGGUAN PENDENGARAN PADA USIA DEWASA MUDA
title_short PENGARUH MEROKOK TERHADAP GANGGUAN PENDENGARAN PADA USIA DEWASA MUDA
title_sort pengaruh merokok terhadap gangguan pendengaran pada usia dewasa muda
topic gangguan pendengaran, lamanya merokok, jumlah batang rokok, perokok.
url https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/21285
work_keys_str_mv AT dianlestariningsih pengaruhmerokokterhadapgangguanpendengaranpadausiadewasamuda
AT dwimarliyawati pengaruhmerokokterhadapgangguanpendengaranpadausiadewasamuda
AT kantiyunika pengaruhmerokokterhadapgangguanpendengaranpadausiadewasamuda