Hubungan Penanda Infeksi, Penanda Oksigenasi, dan Faktor Risiko Lainnya terhadap Mortalitas Pasien COVID-19 dengan Pneumonia Saat Admisi di Unit Perawatan Intensif RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo

Latar Belakang: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan penyebaran dari coronavirus disease 2019 (COVID-19). Faktor risiko terhadap mortalitas pasien COVID-19 rawat intensive care unit (ICU) belum banyak diteliti. Tujuan: Mengetahui hubungan penanda infeksi, penanda oksigenasi dan faktor r...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Andi Taufik Amiruddin, Haizah Nurdin, Syafri Kamsul Arif, Andi Muhammad Takdir Musba, Andi Salahuddin, Ari Santri Palinrungi
Format: Article
Language:English
Published: Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro 2021-07-01
Series:JAI (Jurnal Anestesiologi Indonesia)
Subjects:
Online Access:https://ejournal.undip.ac.id/index.php/janesti/article/view/37050
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850257555111018496
author Andi Taufik Amiruddin
Haizah Nurdin
Syafri Kamsul Arif
Andi Muhammad Takdir Musba
Andi Salahuddin
Ari Santri Palinrungi
author_facet Andi Taufik Amiruddin
Haizah Nurdin
Syafri Kamsul Arif
Andi Muhammad Takdir Musba
Andi Salahuddin
Ari Santri Palinrungi
author_sort Andi Taufik Amiruddin
collection DOAJ
description Latar Belakang: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan penyebaran dari coronavirus disease 2019 (COVID-19). Faktor risiko terhadap mortalitas pasien COVID-19 rawat intensive care unit (ICU) belum banyak diteliti. Tujuan: Mengetahui hubungan penanda infeksi, penanda oksigenasi dan faktor risiko lainnya terhadap mortalitas pasien COVID-19 dengan pneumonia. Metode: Penelitian retrospektif dilakukan di ICU Infection Centre RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar pada April – Agustus 2020. Sampel penelitian adalah data pasien COVID-19 dengan pneumonia yang dirawat di ICU. Pasien dibagi ke dalam dua kelompok survivor grup (SG) dan non-survivor (NSG). Variabel penelitian berupa penanda infeksi, penanda oksigenasi dan faktor risiko yang didapatkan dari rekam medis pasien. Analisis bivariat dan multivariat dilakukan terhadap semua variabel penelitian. Hasil: Dari 92 pasien didapatkan 46 NSG dan 46 SG. Perbandingan jenis kelamin dan indeks massa tubuh antara kedua kelompok tidak signifikan bermakna secara statistik. Tidak didapatkan perbedaan signifikan secara statistik pada level c-reactive protein (CRP) antara kelompok NSG dengan median 91,1 (IQR 32,3-200,45) dan SG 88,95 (IQR 33,50-177,80), p= 0,899. Faktor risiko usia tua, diabetes mellitus (DM), dan peningkatan rasio neutrofil-limfosit (RNL) berdasarkan klasifikasi cut-off signifikan secara statistik pada mortalitas antar kedua kelompok.  Pada NSG didapatkan median usia 60,5 (IQR 53-67,25) vs SG 56 (IQR 35-61,25), p= 0.02. Komorbid DM SG 8 dari 46 pasien (17,4%) dan NSG 17 dari 46 pasien (37%), p = 0,035. Pemeriksaan kadar RNL berdasarkan klasifikasi cut-off > 3,4 NSG 42 dari 46 pasien (91,3%) dan NS 11 dari 46 (23,9%), p= 0,048.  Analisis multivariat regresi logistik didapatkan rasio P/F merupakan faktor risiko independen. Mortalitas pasien COVID-19 dengan pneumonia (OR 0,99 95% CI 0,988-1,00, p = 0,043).   Kesimpulan: Umur di atas 60 tahun, DM, RNL, dan indeks oksigenasi bermakna secara signifikan terhadap kejadian mortalitas pasien COVID-19 dengan pneumonia, dimana pada indeks oksigenasi yang rendah didapatkan kejadian mortalitas yang tinggi.
format Article
id doaj-art-182f8ddb925542149abbd147bee6100d
institution OA Journals
issn 2337-5124
2089-970X
language English
publishDate 2021-07-01
publisher Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro
record_format Article
series JAI (Jurnal Anestesiologi Indonesia)
spelling doaj-art-182f8ddb925542149abbd147bee6100d2025-08-20T01:56:24ZengFakultas Kedokteran, Universitas DiponegoroJAI (Jurnal Anestesiologi Indonesia)2337-51242089-970X2021-07-0113211412410.14710/jai.v13i2.3705019057Hubungan Penanda Infeksi, Penanda Oksigenasi, dan Faktor Risiko Lainnya terhadap Mortalitas Pasien COVID-19 dengan Pneumonia Saat Admisi di Unit Perawatan Intensif RSUP Dr. Wahidin SudirohusodoAndi Taufik Amiruddin0Haizah Nurdin1https://orcid.org/0000-0001-6919-4171Syafri Kamsul Arif2Andi Muhammad Takdir Musba3Andi Salahuddin4Ari Santri Palinrungi5Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin, Makassar, IndonesiaDepartemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin, Makassar, IndonesiaDepartemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin, Makassar, IndonesiaDepartemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin, Makassar, IndonesiaDepartemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin, Makassar, IndonesiaDepartemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin, Makassar, IndonesiaLatar Belakang: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan penyebaran dari coronavirus disease 2019 (COVID-19). Faktor risiko terhadap mortalitas pasien COVID-19 rawat intensive care unit (ICU) belum banyak diteliti. Tujuan: Mengetahui hubungan penanda infeksi, penanda oksigenasi dan faktor risiko lainnya terhadap mortalitas pasien COVID-19 dengan pneumonia. Metode: Penelitian retrospektif dilakukan di ICU Infection Centre RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar pada April – Agustus 2020. Sampel penelitian adalah data pasien COVID-19 dengan pneumonia yang dirawat di ICU. Pasien dibagi ke dalam dua kelompok survivor grup (SG) dan non-survivor (NSG). Variabel penelitian berupa penanda infeksi, penanda oksigenasi dan faktor risiko yang didapatkan dari rekam medis pasien. Analisis bivariat dan multivariat dilakukan terhadap semua variabel penelitian. Hasil: Dari 92 pasien didapatkan 46 NSG dan 46 SG. Perbandingan jenis kelamin dan indeks massa tubuh antara kedua kelompok tidak signifikan bermakna secara statistik. Tidak didapatkan perbedaan signifikan secara statistik pada level c-reactive protein (CRP) antara kelompok NSG dengan median 91,1 (IQR 32,3-200,45) dan SG 88,95 (IQR 33,50-177,80), p= 0,899. Faktor risiko usia tua, diabetes mellitus (DM), dan peningkatan rasio neutrofil-limfosit (RNL) berdasarkan klasifikasi cut-off signifikan secara statistik pada mortalitas antar kedua kelompok.  Pada NSG didapatkan median usia 60,5 (IQR 53-67,25) vs SG 56 (IQR 35-61,25), p= 0.02. Komorbid DM SG 8 dari 46 pasien (17,4%) dan NSG 17 dari 46 pasien (37%), p = 0,035. Pemeriksaan kadar RNL berdasarkan klasifikasi cut-off > 3,4 NSG 42 dari 46 pasien (91,3%) dan NS 11 dari 46 (23,9%), p= 0,048.  Analisis multivariat regresi logistik didapatkan rasio P/F merupakan faktor risiko independen. Mortalitas pasien COVID-19 dengan pneumonia (OR 0,99 95% CI 0,988-1,00, p = 0,043).   Kesimpulan: Umur di atas 60 tahun, DM, RNL, dan indeks oksigenasi bermakna secara signifikan terhadap kejadian mortalitas pasien COVID-19 dengan pneumonia, dimana pada indeks oksigenasi yang rendah didapatkan kejadian mortalitas yang tinggi.https://ejournal.undip.ac.id/index.php/janesti/article/view/37050covid-19faktor risikomortalitasparameter oksigenasipenanda inflamasipneumonia
spellingShingle Andi Taufik Amiruddin
Haizah Nurdin
Syafri Kamsul Arif
Andi Muhammad Takdir Musba
Andi Salahuddin
Ari Santri Palinrungi
Hubungan Penanda Infeksi, Penanda Oksigenasi, dan Faktor Risiko Lainnya terhadap Mortalitas Pasien COVID-19 dengan Pneumonia Saat Admisi di Unit Perawatan Intensif RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo
JAI (Jurnal Anestesiologi Indonesia)
covid-19
faktor risiko
mortalitas
parameter oksigenasi
penanda inflamasi
pneumonia
title Hubungan Penanda Infeksi, Penanda Oksigenasi, dan Faktor Risiko Lainnya terhadap Mortalitas Pasien COVID-19 dengan Pneumonia Saat Admisi di Unit Perawatan Intensif RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo
title_full Hubungan Penanda Infeksi, Penanda Oksigenasi, dan Faktor Risiko Lainnya terhadap Mortalitas Pasien COVID-19 dengan Pneumonia Saat Admisi di Unit Perawatan Intensif RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo
title_fullStr Hubungan Penanda Infeksi, Penanda Oksigenasi, dan Faktor Risiko Lainnya terhadap Mortalitas Pasien COVID-19 dengan Pneumonia Saat Admisi di Unit Perawatan Intensif RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo
title_full_unstemmed Hubungan Penanda Infeksi, Penanda Oksigenasi, dan Faktor Risiko Lainnya terhadap Mortalitas Pasien COVID-19 dengan Pneumonia Saat Admisi di Unit Perawatan Intensif RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo
title_short Hubungan Penanda Infeksi, Penanda Oksigenasi, dan Faktor Risiko Lainnya terhadap Mortalitas Pasien COVID-19 dengan Pneumonia Saat Admisi di Unit Perawatan Intensif RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo
title_sort hubungan penanda infeksi penanda oksigenasi dan faktor risiko lainnya terhadap mortalitas pasien covid 19 dengan pneumonia saat admisi di unit perawatan intensif rsup dr wahidin sudirohusodo
topic covid-19
faktor risiko
mortalitas
parameter oksigenasi
penanda inflamasi
pneumonia
url https://ejournal.undip.ac.id/index.php/janesti/article/view/37050
work_keys_str_mv AT anditaufikamiruddin hubunganpenandainfeksipenandaoksigenasidanfaktorrisikolainnyaterhadapmortalitaspasiencovid19denganpneumoniasaatadmisidiunitperawatanintensifrsupdrwahidinsudirohusodo
AT haizahnurdin hubunganpenandainfeksipenandaoksigenasidanfaktorrisikolainnyaterhadapmortalitaspasiencovid19denganpneumoniasaatadmisidiunitperawatanintensifrsupdrwahidinsudirohusodo
AT syafrikamsularif hubunganpenandainfeksipenandaoksigenasidanfaktorrisikolainnyaterhadapmortalitaspasiencovid19denganpneumoniasaatadmisidiunitperawatanintensifrsupdrwahidinsudirohusodo
AT andimuhammadtakdirmusba hubunganpenandainfeksipenandaoksigenasidanfaktorrisikolainnyaterhadapmortalitaspasiencovid19denganpneumoniasaatadmisidiunitperawatanintensifrsupdrwahidinsudirohusodo
AT andisalahuddin hubunganpenandainfeksipenandaoksigenasidanfaktorrisikolainnyaterhadapmortalitaspasiencovid19denganpneumoniasaatadmisidiunitperawatanintensifrsupdrwahidinsudirohusodo
AT arisantripalinrungi hubunganpenandainfeksipenandaoksigenasidanfaktorrisikolainnyaterhadapmortalitaspasiencovid19denganpneumoniasaatadmisidiunitperawatanintensifrsupdrwahidinsudirohusodo