PENGARUH OLAHRAGA ANGKAT BEBAN TERHADAP TEKANAN INTRAOKULER
Latar Belakang: Tekanan intraokuler (TIO) akan meningkat dengan signifikan pada saat melakukan angkat beban. Pada saat mengangkat beban terjadi efek menahan nafas seperti pada valsava manuver sehingga terjadi peningkatan TIO. Maka peneliti ingin mengetahui pengaruh olahraga angkat beban terhadap TI...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
2017-09-01
|
| Series: | Jurnal Kedokteran Diponegoro |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18388 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1849434528724025344 |
|---|---|
| author | Aldwin Arwidyardi Sukahar Maharani Maharani Riski Prihatningtias |
| author_facet | Aldwin Arwidyardi Sukahar Maharani Maharani Riski Prihatningtias |
| author_sort | Aldwin Arwidyardi Sukahar |
| collection | DOAJ |
| description | Latar Belakang: Tekanan intraokuler (TIO) akan meningkat dengan signifikan pada saat melakukan angkat beban. Pada saat mengangkat beban terjadi efek menahan nafas seperti pada valsava manuver sehingga terjadi peningkatan TIO. Maka peneliti ingin mengetahui pengaruh olahraga angkat beban terhadap TIO.
Tujuan : Mengetahui pengaruh olahraga angkat beban terhadap TIO.
Metode : Observasional analitk dengan pemilihan sampel consecutive sampling. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 34 orang. Setiap sampel sebelum melakukan olahraga angkat beban ditetesi obat tetes mata anestesi lokal Panthocain hydrochloride 0,5 %. Sampel penelitian melakukan angkat beban sebanyak 4 set dan setiap setnya nya pengukuran TIO masing masing sampel diukur menggunakan tonopen – xl setelah selesai set ke 4 ditetesi obat tetes mata gentamisin 0,3 %. Penelitian ini dianalisis uji t beda berpasangan , setelah menentukan uji normalitas data dan mendapatkan hasil distribusi yang tidak normal,maka menggunakan ujiWilcoxon.
Hasil : Perbandingan antara pre set dengan set ke 1, set ke 2, dan set ke 3 didapatkan tidak bermakna ( P > 0,05) sedangkan perbandingan antara pre set dengan set ke 4 didpatkan bermakna (p < 0,05).
Simpulan : TIO dapat menurun setelah melakukan olahraga angkat beban |
| format | Article |
| id | doaj-art-12a2e0ca71494dcba2d77c3e19a0f515 |
| institution | Kabale University |
| issn | 2540-8844 |
| language | English |
| publishDate | 2017-09-01 |
| publisher | Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro |
| record_format | Article |
| series | Jurnal Kedokteran Diponegoro |
| spelling | doaj-art-12a2e0ca71494dcba2d77c3e19a0f5152025-08-20T03:26:38ZengFaculty of Medicine, Universitas DiponegoroJurnal Kedokteran Diponegoro2540-88442017-09-01631461146610.14710/dmj.v6i3.1838817881PENGARUH OLAHRAGA ANGKAT BEBAN TERHADAP TEKANAN INTRAOKULERAldwin Arwidyardi SukaharMaharani MaharaniRiski PrihatningtiasLatar Belakang: Tekanan intraokuler (TIO) akan meningkat dengan signifikan pada saat melakukan angkat beban. Pada saat mengangkat beban terjadi efek menahan nafas seperti pada valsava manuver sehingga terjadi peningkatan TIO. Maka peneliti ingin mengetahui pengaruh olahraga angkat beban terhadap TIO. Tujuan : Mengetahui pengaruh olahraga angkat beban terhadap TIO. Metode : Observasional analitk dengan pemilihan sampel consecutive sampling. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 34 orang. Setiap sampel sebelum melakukan olahraga angkat beban ditetesi obat tetes mata anestesi lokal Panthocain hydrochloride 0,5 %. Sampel penelitian melakukan angkat beban sebanyak 4 set dan setiap setnya nya pengukuran TIO masing masing sampel diukur menggunakan tonopen – xl setelah selesai set ke 4 ditetesi obat tetes mata gentamisin 0,3 %. Penelitian ini dianalisis uji t beda berpasangan , setelah menentukan uji normalitas data dan mendapatkan hasil distribusi yang tidak normal,maka menggunakan ujiWilcoxon. Hasil : Perbandingan antara pre set dengan set ke 1, set ke 2, dan set ke 3 didapatkan tidak bermakna ( P > 0,05) sedangkan perbandingan antara pre set dengan set ke 4 didpatkan bermakna (p < 0,05). Simpulan : TIO dapat menurun setelah melakukan olahraga angkat bebanhttps://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18388tekanan intraokuler (tio) , angkat beban |
| spellingShingle | Aldwin Arwidyardi Sukahar Maharani Maharani Riski Prihatningtias PENGARUH OLAHRAGA ANGKAT BEBAN TERHADAP TEKANAN INTRAOKULER Jurnal Kedokteran Diponegoro tekanan intraokuler (tio) , angkat beban |
| title | PENGARUH OLAHRAGA ANGKAT BEBAN TERHADAP TEKANAN INTRAOKULER |
| title_full | PENGARUH OLAHRAGA ANGKAT BEBAN TERHADAP TEKANAN INTRAOKULER |
| title_fullStr | PENGARUH OLAHRAGA ANGKAT BEBAN TERHADAP TEKANAN INTRAOKULER |
| title_full_unstemmed | PENGARUH OLAHRAGA ANGKAT BEBAN TERHADAP TEKANAN INTRAOKULER |
| title_short | PENGARUH OLAHRAGA ANGKAT BEBAN TERHADAP TEKANAN INTRAOKULER |
| title_sort | pengaruh olahraga angkat beban terhadap tekanan intraokuler |
| topic | tekanan intraokuler (tio) , angkat beban |
| url | https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18388 |
| work_keys_str_mv | AT aldwinarwidyardisukahar pengaruholahragaangkatbebanterhadaptekananintraokuler AT maharanimaharani pengaruholahragaangkatbebanterhadaptekananintraokuler AT riskiprihatningtias pengaruholahragaangkatbebanterhadaptekananintraokuler |