PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA

Latar belakang : Semakin tinggi usia harapan hidup suatu negara menyebabkan semakin banyak pula jumlah lansia yang ada di negara tersebut. Hal tersebut diikuti dengan tingginya masalah kesehatan yang ada pada lansia, salah satunya adalah gangguan tidur. Lebih dari setengah populasi lansia sering men...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Bellakusuma Nurdianningrum, Yosef Purwoko
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro 2016-11-01
Series:Jurnal Kedokteran Diponegoro
Subjects:
Online Access:https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/14255
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849434386866372608
author Bellakusuma Nurdianningrum
Yosef Purwoko
author_facet Bellakusuma Nurdianningrum
Yosef Purwoko
author_sort Bellakusuma Nurdianningrum
collection DOAJ
description Latar belakang : Semakin tinggi usia harapan hidup suatu negara menyebabkan semakin banyak pula jumlah lansia yang ada di negara tersebut. Hal tersebut diikuti dengan tingginya masalah kesehatan yang ada pada lansia, salah satunya adalah gangguan tidur. Lebih dari setengah populasi lansia sering mengeluhkan adanya gangguan tidur di malam hari. Senam lansia merupakan salah satu contoh aktivitas fisik yang direkomendasikan oleh WHO agar dapat dilakukan oleh lansia untuk memperbaiki kualitas tidurnya. Jenis senam lansia yang sering dilakukan oleh masyarakat Indonesia adalah Senam Lansia Menpora, Senam SKJ Lansia, Senam Lansia Tera, dan Senam Osteoporosis. Tujuan : Membandingkan kualitas tidur lansiayang rutin melakukan latihan senam lansia dan yang tidak rutin mengikuti latihan senam lansia Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan belah lintang (cross-sectional). Sampel penelitian adalah 36 anggota kelompok Warga Lanjut Usia Nangka (WULANA) yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dipilih secara purposive sampling. Pengukuran kualitas tidur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Distribusi data diuji normalitasnya dengan uji Saphiro-Wilk. Uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney untuk membandingkan kualitas tidur kelompok yang rutin dan tidak rutin melakukan senam lansia. Perbedaan dinyatakan bermakna jika p<0,05 Hasil : Rerata nilai kualitas tidur pada kelompok lansia yang rutin mengikuti senam lansia adalah 2,78 ± 0,88, sedangkan rerata nilai kualitas tidur pada kelompok lansia yang tidak rutin mengikuti senam lansia adalah 6,00 ± 2,70. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa perbedaan tersebut bermakna (p=0,000) Kesimpulan : Rerata nilai kualitas tidur pada kelompok yang rutin melakukan senam lansia lebih baik dibandingkan dengan kelompok yang tidak rutin melakukan senam lansia.
format Article
id doaj-art-109d1ac91b8a4d318f5fbd22f91e27d8
institution Kabale University
issn 2540-8844
language English
publishDate 2016-11-01
publisher Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
record_format Article
series Jurnal Kedokteran Diponegoro
spelling doaj-art-109d1ac91b8a4d318f5fbd22f91e27d82025-08-20T03:26:39ZengFaculty of Medicine, Universitas DiponegoroJurnal Kedokteran Diponegoro2540-88442016-11-015458759810.14710/dmj.v5i4.1425514140PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIABellakusuma NurdianningrumYosef PurwokoLatar belakang : Semakin tinggi usia harapan hidup suatu negara menyebabkan semakin banyak pula jumlah lansia yang ada di negara tersebut. Hal tersebut diikuti dengan tingginya masalah kesehatan yang ada pada lansia, salah satunya adalah gangguan tidur. Lebih dari setengah populasi lansia sering mengeluhkan adanya gangguan tidur di malam hari. Senam lansia merupakan salah satu contoh aktivitas fisik yang direkomendasikan oleh WHO agar dapat dilakukan oleh lansia untuk memperbaiki kualitas tidurnya. Jenis senam lansia yang sering dilakukan oleh masyarakat Indonesia adalah Senam Lansia Menpora, Senam SKJ Lansia, Senam Lansia Tera, dan Senam Osteoporosis. Tujuan : Membandingkan kualitas tidur lansiayang rutin melakukan latihan senam lansia dan yang tidak rutin mengikuti latihan senam lansia Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan belah lintang (cross-sectional). Sampel penelitian adalah 36 anggota kelompok Warga Lanjut Usia Nangka (WULANA) yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dipilih secara purposive sampling. Pengukuran kualitas tidur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Distribusi data diuji normalitasnya dengan uji Saphiro-Wilk. Uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney untuk membandingkan kualitas tidur kelompok yang rutin dan tidak rutin melakukan senam lansia. Perbedaan dinyatakan bermakna jika p<0,05 Hasil : Rerata nilai kualitas tidur pada kelompok lansia yang rutin mengikuti senam lansia adalah 2,78 ± 0,88, sedangkan rerata nilai kualitas tidur pada kelompok lansia yang tidak rutin mengikuti senam lansia adalah 6,00 ± 2,70. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa perbedaan tersebut bermakna (p=0,000) Kesimpulan : Rerata nilai kualitas tidur pada kelompok yang rutin melakukan senam lansia lebih baik dibandingkan dengan kelompok yang tidak rutin melakukan senam lansia.https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/14255kualitas tidur, senam lansia, psqi, lansia.
spellingShingle Bellakusuma Nurdianningrum
Yosef Purwoko
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA
Jurnal Kedokteran Diponegoro
kualitas tidur, senam lansia, psqi, lansia.
title PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA
title_full PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA
title_fullStr PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA
title_full_unstemmed PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA
title_short PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA
title_sort pengaruh senam lansia terhadap kualitas tidur pada lansia
topic kualitas tidur, senam lansia, psqi, lansia.
url https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/14255
work_keys_str_mv AT bellakusumanurdianningrum pengaruhsenamlansiaterhadapkualitastidurpadalansia
AT yosefpurwoko pengaruhsenamlansiaterhadapkualitastidurpadalansia