PENGUATAN PERAN UNIT KESEHATAN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI SDN 17 GURUN LAWEH KECAMATAN NANGGALO

Kegiatan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) penting dilakukan pada sekolah sesuai dengan peraturan yang ada. Permasalahan yang sering muncul dalam pelaksanaan UKS adalah diantaranya sekolah sudah memiliki ruang khusus untuk kegiatan UKS, tetapi pemanfaatannya belum optimal dan belum dibentuk kader siswa...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Syafrawati syafrawati, Mery Ramadani
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Andalas, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) 2022-12-01
Series:Buletin Ilmiah Nagari Membangun
Subjects:
Online Access:https://buletinnagari.lppm.unand.ac.id/index.php/bln/article/view/438
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Kegiatan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) penting dilakukan pada sekolah sesuai dengan peraturan yang ada. Permasalahan yang sering muncul dalam pelaksanaan UKS adalah diantaranya sekolah sudah memiliki ruang khusus untuk kegiatan UKS, tetapi pemanfaatannya belum optimal dan belum dibentuk kader siswa secara berkelanjutan untuk menjadi pengurus UKS. Pelaksanaan UKS pada SDN 17 Gurun Laweh belum berjalan dengan optimal dikarenakan kader UKS belum aktif serta sarana prasarana yang kurang. Oleh karena itu perlu dilakukan penyuluhan dan praktek pelaksanaan UKS sebagai bahan pelatihan kader UKS di SDN 17 Gurun Laweh. Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah (menyampaikan materi yang telah disiapkan) menggunakan powerpoint mengenai gizi seimbang, gizi kurang, gizi berlebih (obesitas) serta Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), serta dilakukan praktek saat penyampaian materi P3K. Untuk mengevaluasi kegiatan dilakukan pre-test dan post-test sebelum dan setelah dilakukan penyampaian materi. Setelah dilakukan penyuluhan terdapat peningkatan signifikan terhadap pengetahuan siswi tentang materi yang disampaikan dari nilai rata-rata 75,3 menjadi 90. Ditemukan bahwa pengetahuan yang paling mengalami peningkatan signifikan adalah tentang 4 pilar gizi seimbang dan tentang perlengkapan dari P3K. Dengan hasil kegiatan ini diharapkan calon kader UKS dapat kembali aktif dan UKS dapat berjalan sesuai fungsinya. Disarankan perlunya ada pelatihan berlanjut kepada kader UKS dengan bekerja sama dengan puskesmas setempat untuk kegiatan pelatihan.
ISSN:2622-9978