Optimalisasi Potensi Ekowisata Bukit Matoa Dengan Melakukan Pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Dalam Pengolahan Sampah dan Pengendalian Vektor Melalui Sosialisasi

Ekowisata menjadi perhatian penting dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan, yakni menggabungkan keindahan alam dengan konservasi sumber daya dan kesejahteraan masyarakat lokal. Artikel ini membahas optimalisasi potensi ekowisata Bukit Matoa Kota Padang, Sumatera Barat, dengan melakukan pem...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Fitriyani, Aisyah Nur Utami Putri, Muhammad Farras Rinaldy, Mutia Hasna Khairani, Dzakhira Indria Syafitri, Nabila Tiara Rahma Dewi
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas 2025-03-01
Series:Warta Pengabdian Andalas
Subjects:
Online Access:https://wartaandalas.lppm.unand.ac.id/index.php/jwa/article/view/1043
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Ekowisata menjadi perhatian penting dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan, yakni menggabungkan keindahan alam dengan konservasi sumber daya dan kesejahteraan masyarakat lokal. Artikel ini membahas optimalisasi potensi ekowisata Bukit Matoa Kota Padang, Sumatera Barat, dengan melakukan pemberdayaan kepada Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS). Dalam pengembangannya, POKDARWIS Bukit Matoa sebagai pengelola utama, menghadapi hambatan terkait sampah dan vektor penyakit. Dalam kegiatan ini, tim menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengabdian masyarakat dalam program Merdeka Belajar Membangun Desa untuk memberdayakan POKDARWIS. Hasil observasi awal dan inspeksi menunjukkan bahwa sanitasi Bukit Matoa sangat tidak baik, dengan permasalahan utama berupa sampah dan sarana sanitasi yang tidak memadai. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan sosialisasi kepada POKDARWIS, mencakup pengolahan sampah dan pengendalian vektor. Melalui kegiatan ini, POKDARWIS diberdayakan dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola sampah daun kering menjadi kompos yang bernilai tinggi. Sosialisasi juga mencakup strategi pencegahan dan pembasmian vektor nyamuk. Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan antusiasme dari anggota POKDARWIS terutama pada sesi diskusi atau tanya jawab. Selain itu, hasil inspeksi yang telah didapatkan, disajikan sebagai rekomendasi perbaikan kepada pihak pengelola yakni POKDARWIS.
ISSN:0854-655X
2797-1600