Pemberdayaan UMKM Atsiri Desa Selokarto Batang dalam Pembuatan Cat Aromaterapi Antimikroba dan Aplikasinya

Tanaman atsiri merupakan unggulan ciri khas Kabupaten Batang dimana produk minyak atsirinya menempati peringkat ke 3 di Indonesia dan utamanya terdiri dari minyak cengkeh, nilam, dan serai wangi. Minyak atsiri Indonesia mempunyai pangsa pasar lebih dari 90% kebutuhan dunia atau sekitar 35-40% dari t...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Hermin Pancasakti Kusumaningrum, Hersugondo Hersugondo, Muhammad Zainuri, Lilis Sugiarti
Format: Article
Language:Indonesian
Published: LPPM Universitas PGRI Semarang 2024-12-01
Series:E-Dimas
Subjects:
Online Access:http://journal.upgris.ac.id/index.php/e-dimas/article/view/20440
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849714565354356736
author Hermin Pancasakti Kusumaningrum
Hersugondo Hersugondo
Muhammad Zainuri
Lilis Sugiarti
author_facet Hermin Pancasakti Kusumaningrum
Hersugondo Hersugondo
Muhammad Zainuri
Lilis Sugiarti
author_sort Hermin Pancasakti Kusumaningrum
collection DOAJ
description Tanaman atsiri merupakan unggulan ciri khas Kabupaten Batang dimana produk minyak atsirinya menempati peringkat ke 3 di Indonesia dan utamanya terdiri dari minyak cengkeh, nilam, dan serai wangi. Minyak atsiri Indonesia mempunyai pangsa pasar lebih dari 90% kebutuhan dunia atau sekitar 35-40% dari total nilai ekspor minyak atsiri. Kabupaten Batang memiliki sekitar 30 UMKM yang bekerja secara sinergis di bidang wirausaha produksi dan pengolahan minyak atsiri. Meskipun demikian, harga minyak atsiri sangat mudah naik turun bergantung pada pasar. Hal ini menyebabkan perlunya upaya diversifikasi berbagai produk berbasis atsiri yang dapat dikerjakan oleh UMKM (Usaha Menengah Kecil dan Mikro) dan Kelompok Wanita Tani (KWT)  dan diversifikasi produk berbasis atsiri yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi. Pengabdian Masyarakat yang dilakukan bertujuan melatih pembuatan diversifikasi produk berbasis atsiri.  Kegiatan dilakukan melalui pelatihan diversifikasi produk atsiri berupa pembuatan bahan tambahan cat aromaterapi antimikroba. Hasil kegiatan memperlihatkan UMKM dan KWT mengerti dan mampu membuat produk yang disuluhkan dengan baik dan bernilai ekonomi. Selain itu mereka juga sangat tertarik untuk mengaplikasikan cat aromaterapi antimikroba di lingkungan mereka agar tercipta lingkungan yang lebih sehat.
format Article
id doaj-art-0c001cb133d44546893d2b0def7d7085
institution DOAJ
issn 2087-3565
2528-5041
language Indonesian
publishDate 2024-12-01
publisher LPPM Universitas PGRI Semarang
record_format Article
series E-Dimas
spelling doaj-art-0c001cb133d44546893d2b0def7d70852025-08-20T03:13:40ZindLPPM Universitas PGRI SemarangE-Dimas2087-35652528-50412024-12-0115479880410.26877/e-dimas.v15i4.204407906Pemberdayaan UMKM Atsiri Desa Selokarto Batang dalam Pembuatan Cat Aromaterapi Antimikroba dan AplikasinyaHermin Pancasakti Kusumaningrum0Hersugondo Hersugondo1Muhammad Zainuri2Lilis Sugiarti3Universitas DiponegoroUniversitas DiponegoroUniversitas DiponegoroInstitut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama KudusTanaman atsiri merupakan unggulan ciri khas Kabupaten Batang dimana produk minyak atsirinya menempati peringkat ke 3 di Indonesia dan utamanya terdiri dari minyak cengkeh, nilam, dan serai wangi. Minyak atsiri Indonesia mempunyai pangsa pasar lebih dari 90% kebutuhan dunia atau sekitar 35-40% dari total nilai ekspor minyak atsiri. Kabupaten Batang memiliki sekitar 30 UMKM yang bekerja secara sinergis di bidang wirausaha produksi dan pengolahan minyak atsiri. Meskipun demikian, harga minyak atsiri sangat mudah naik turun bergantung pada pasar. Hal ini menyebabkan perlunya upaya diversifikasi berbagai produk berbasis atsiri yang dapat dikerjakan oleh UMKM (Usaha Menengah Kecil dan Mikro) dan Kelompok Wanita Tani (KWT)  dan diversifikasi produk berbasis atsiri yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi. Pengabdian Masyarakat yang dilakukan bertujuan melatih pembuatan diversifikasi produk berbasis atsiri.  Kegiatan dilakukan melalui pelatihan diversifikasi produk atsiri berupa pembuatan bahan tambahan cat aromaterapi antimikroba. Hasil kegiatan memperlihatkan UMKM dan KWT mengerti dan mampu membuat produk yang disuluhkan dengan baik dan bernilai ekonomi. Selain itu mereka juga sangat tertarik untuk mengaplikasikan cat aromaterapi antimikroba di lingkungan mereka agar tercipta lingkungan yang lebih sehat.http://journal.upgris.ac.id/index.php/e-dimas/article/view/20440minyak atsiridiversifikasibatang
spellingShingle Hermin Pancasakti Kusumaningrum
Hersugondo Hersugondo
Muhammad Zainuri
Lilis Sugiarti
Pemberdayaan UMKM Atsiri Desa Selokarto Batang dalam Pembuatan Cat Aromaterapi Antimikroba dan Aplikasinya
E-Dimas
minyak atsiri
diversifikasi
batang
title Pemberdayaan UMKM Atsiri Desa Selokarto Batang dalam Pembuatan Cat Aromaterapi Antimikroba dan Aplikasinya
title_full Pemberdayaan UMKM Atsiri Desa Selokarto Batang dalam Pembuatan Cat Aromaterapi Antimikroba dan Aplikasinya
title_fullStr Pemberdayaan UMKM Atsiri Desa Selokarto Batang dalam Pembuatan Cat Aromaterapi Antimikroba dan Aplikasinya
title_full_unstemmed Pemberdayaan UMKM Atsiri Desa Selokarto Batang dalam Pembuatan Cat Aromaterapi Antimikroba dan Aplikasinya
title_short Pemberdayaan UMKM Atsiri Desa Selokarto Batang dalam Pembuatan Cat Aromaterapi Antimikroba dan Aplikasinya
title_sort pemberdayaan umkm atsiri desa selokarto batang dalam pembuatan cat aromaterapi antimikroba dan aplikasinya
topic minyak atsiri
diversifikasi
batang
url http://journal.upgris.ac.id/index.php/e-dimas/article/view/20440
work_keys_str_mv AT herminpancasaktikusumaningrum pemberdayaanumkmatsiridesaselokartobatangdalampembuatancataromaterapiantimikrobadanaplikasinya
AT hersugondohersugondo pemberdayaanumkmatsiridesaselokartobatangdalampembuatancataromaterapiantimikrobadanaplikasinya
AT muhammadzainuri pemberdayaanumkmatsiridesaselokartobatangdalampembuatancataromaterapiantimikrobadanaplikasinya
AT lilissugiarti pemberdayaanumkmatsiridesaselokartobatangdalampembuatancataromaterapiantimikrobadanaplikasinya