Penerapan Buerger Allen Exercise Untuk Meningkatkan Perfusi Ke Ekstremitas Bawah Pada Neuropathy Perifer Penderita Diabetes Melitus Tipe 2
Diabetes Melitus (DM) tipe 2 adalah gangguan metabolik yang membutuhkan manajemen dan perawatan secara mandiri guna untuk mencegah terjadinya komplikasi mikrovaskuler dan makrovaskuler. Gangguan perfusi pada kaki kerap muncul sebagai tanda gejala awal terjadinya luka pada ekstremitas bawah. Buerger...
Saved in:
| Main Authors: | , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Universitas 'Aisyiyah Bandung
2024-12-01
|
| Series: | Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://journal.unisa-bandung.ac.id/index.php/jka/article/view/551 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Diabetes Melitus (DM) tipe 2 adalah gangguan metabolik yang membutuhkan manajemen
dan perawatan secara mandiri guna untuk mencegah terjadinya komplikasi mikrovaskuler
dan makrovaskuler. Gangguan perfusi pada kaki kerap muncul sebagai tanda gejala awal
terjadinya luka pada ekstremitas bawah. Buerger Allen Exercise disebut sebagai sistem
latihan untuk insufisiensi aliran darah arteri pada ekstremitas bawah dengan mengandalkan
muscle pump dan gaya gravitasi untuk meningkatkan perfusi perifer. Tujuan penelitian
ini adalah mengetahui pengaruh Buerger Allen Exercise terhadap peningkatan perfusi
ekstremitas bawah pada neuropathy perifer diabetes melitus tipe 2. Metode penelitian
yang dilakukan yakni pre eksperimen dengan dengan one group pretest dan posttest.
Teknik pemilihan sampel yang digunakan yakni purposive sampling dengan jumlah 15
responden. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon dan Paired T Test. Instrumen yang
digunakan yakni lembar observasi, sphygmomanometer dan doppler vaskuler. Hasil uji
univariat didapatkan nilai rata-rata ABI sebelum intervensi pada kaki kiri 0,96 dan kaki
kanan 1,00, sementara itu setelah diberikan intervensi didapatkan pada kaki kiri 0,96
dan kaki kanan 1,11. Hasil uji bivariat didapatkan terdapat nilai ABI kaki kiri adalah
p=0,000< 0,05 dan Kaki kanan adalah p=0,003 < 0,05, hal ini menunjukan adanya
perbedaan nilai ABI pada ekstremitas bawah sebelum dan sesudah intervensi (p-value
<0.05). Pelaksanaan Buerger Allen Exercise dapat dilakukan di rumah sakit dengan
interval waktu yang sudah dijadwalkan oleh perawat sebagai pencegahan komplikasi
akibat penurunan perfusi pada ekstremitas bawah.
|
|---|---|
| ISSN: | 2477-4405 |