GAMBARAN HISTOPATOLOGI ENDOMETRIUM MENCIT BALB/C DALAM PERIODE GESTASI YANG DIBERI EKSTRAK KUNYIT ASAM (Curcuma domestica dan Tamarindus indica) DENGAN DOSIS BERTINGKAT
Latar Belakang : Ekstrak kunyit asam telah dikonsumsi secara luas oleh masyarakat Indonesia. Efek kurkumin dalam kunyit dilaporkan dapat menurunkan hormon progesteron dan estrogen yang dapat memicu aborsi pada kehamilan. Tujuan : Membuktikan pengaruh ekstrak kunyit asam terhadap gambaran histopatolo...
Saved in:
| Main Authors: | , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
2016-11-01
|
| Series: | Jurnal Kedokteran Diponegoro |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/15968 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Latar Belakang : Ekstrak kunyit asam telah dikonsumsi secara luas oleh masyarakat Indonesia. Efek kurkumin dalam kunyit dilaporkan dapat menurunkan hormon progesteron dan estrogen yang dapat memicu aborsi pada kehamilan.
Tujuan : Membuktikan pengaruh ekstrak kunyit asam terhadap gambaran histopatologi endometrium dalam periode gestasi.
Metode : Penelitian eksperimental laboratorik dengan Post Test-Only Control Group Design. Sampel terdiri dari 20 ekor mencit balb/c betina yang terbagi dalam 4 kelompok yaitu kelompok kontrol, kelompok perlakuan 1 (diberi ekstrak kunyit asam dengan dosis 1365 mg/kgBB/hari, kelompok perlakuan 2 (diberi ekstrak kunyit asam dengan dosis 4095 mg/kgBB/hari dan kelompok perlakuan 3 (diberi ekstrak kunyit asam dengan dosis 12285 mg/kgBB/hari). Perlakuan diberikan pada hari ke-8 sampai hari ke-17 periode gestasi. Setelah itu dilakukan pembuuatan preparat dan dilakukan pemeriksaan mikroskopis. Uji analisis yang digunakan One way Anova dan Post Hoc.
Hasil : Pemeriksaan histopatologi menunjukkan kelompok perlakuan mengalami penurunan ketebalan endometrium. Hasil uji One way Anova memberikan perbedaan yang bermakna pada seluruh kelompok (K,P1,P2,P3) dengan p = 0,000. Hasil uji Post Hoc memberikan perbedaan yang bermakna pada K-P1 (p=0,001), K-P2 (p=0,002), K-P3 (p=0,000), P1-P3 (p=0,004) dan P2-P3 (p=0,002), namun tidak bermakna pada P1-P2 (p=0,806).
Kesimpulan : Pemberian ekstrak kunyit asam dosis bertingkat menyebabkan perubahan gambaran histopatologi endometrium yaitu penurunan ketebalan endometrium yang bermakna. |
|---|---|
| ISSN: | 2540-8844 |