Pelanggaran Hak Cipta Nonliteral Terhadap Karya Sinematografi Di Indonesia

Pelanggaran hak cipta di bidang sinematografi bukan hanya pembajakan tetapi terdapat pula pelanggaran nonliteral berupa peniruan cerita. Berbeda dengan pembajakan, pelanggaran hak cipta nonliteral sulit diidentifikasi karena batasan yang tipis antaraide yang ti...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Avelyn Pingkan Komuna, Alif Arhanda Putra
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar 2020-11-01
Series:Alauddin Law Development Journal
Subjects:
Online Access:https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/aldev/article/view/16755/9784
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Pelanggaran hak cipta di bidang sinematografi bukan hanya pembajakan tetapi terdapat pula pelanggaran nonliteral berupa peniruan cerita. Berbeda dengan pembajakan, pelanggaran hak cipta nonliteral sulit diidentifikasi karena batasan yang tipis antaraide yang tidak dilindungi hak cipta dan ekpresi yang dilindungi hak cipta. Beberapa sinetrondan film di Indonesia terindikasi memiliki kesamaan cerita dan konten dengan sinetron, film dan karya sinematografi dari luar negeri. Penelitian ini bertujuan menganalisis kriteria pelanggaran hak cipta berupa peniruan cerita karya sinematografi dan bagaimana regulasinya di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan dan teori hukum terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwapeniruan cerita terhadap karya sinematografi merupakan pelanggaran hak cipta.
ISSN:2714-8742
2686-3782