ANALISIS FLY ASH TIPE C SEBAGAI ADITIF TERHADAP KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN AGREGAT HALUS SAMBOJA

Tujuan penelitian yakni menganalisis pemanfaatan fly ash tipe C yang berfungsi aditif untuk meningkatkan mutu beton menggunakan agregat halus samboja dan meningkatkan kuat tekan beton normal. Metode penelitian ini merujuk pada SNI-03-2834-2000 serta dilakukan uji kuat tekan beton menggunakan benda u...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Mardewi Jamal, Tamrin Tamrin, Tan Dicky Dwi Sutanto, Sri Gusty
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Universitas Jenderal Soedirman 2024-01-01
Series:Dinamika Rekayasa
Subjects:
Online Access:https://jurnal.dinarek.unsoed.ac.id/index.php/main/article/view/2
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849712320082608128
author Mardewi Jamal
Tamrin Tamrin
Tan Dicky Dwi Sutanto
Sri Gusty
author_facet Mardewi Jamal
Tamrin Tamrin
Tan Dicky Dwi Sutanto
Sri Gusty
author_sort Mardewi Jamal
collection DOAJ
description Tujuan penelitian yakni menganalisis pemanfaatan fly ash tipe C yang berfungsi aditif untuk meningkatkan mutu beton menggunakan agregat halus samboja dan meningkatkan kuat tekan beton normal. Metode penelitian ini merujuk pada SNI-03-2834-2000 serta dilakukan uji kuat tekan beton menggunakan benda uji silinder berdiameter 15 dan 30 cm, umur 28 hari serta kuat rencana 20,75 MPa. Adapun variasi yang digunakan 0%, 10%, 15%, 20%, 25% hingga 30% Fly Ash terhadap berat semen. Hasil penelitian menunjukan nilai kuat tekan beton secara berurutan sebesar 26,24 MPa; 28,72 MPa; 29,38 MPa; 30,88 MPa; 29,72 MPa dan 28,31 MPa, dan dari hasil tersebut terlihat nilai kuat tekan paling tinggi didapatkan pada variasi fly ash 20% dengan nilai kuat tekan 30,88 MPa. Adapun kenaikan persentasi kuat tekannya secara berurutan adalah 9,45%; 11.96%; 17.68%; 13.26% dan 7.89%, juga dapat dilihat bahwa beton dengan variasi konsentrasi fly ash dapat meningkatkan kuat tekan hingga 17,68% dari beton normal pada variasi 20%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan penggunaan fly ash berperan secara efektif sebagai aditif mineral sehingga dapat memaksimalkan kuat tekan beton secara signifikan dan meningkatkan mutu beton yang menggunakan agregat halus samboja dan juga penelitian ini memberikan wawasan mengenai peran bahan aditif khususnya fly ash dalam meningkatkan kualitas beton.
format Article
id doaj-art-05bb6207c10b4e1a96886e096d2a7f00
institution DOAJ
issn 1858-3075
2527-6131
language Indonesian
publishDate 2024-01-01
publisher Universitas Jenderal Soedirman
record_format Article
series Dinamika Rekayasa
spelling doaj-art-05bb6207c10b4e1a96886e096d2a7f002025-08-20T03:14:19ZindUniversitas Jenderal SoedirmanDinamika Rekayasa1858-30752527-61312024-01-01201293710.20884/1.dinarek.2024.20.1.22ANALISIS FLY ASH TIPE C SEBAGAI ADITIF TERHADAP KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN AGREGAT HALUS SAMBOJAMardewi Jamal0Tamrin Tamrin1Tan Dicky Dwi Sutanto2Sri Gusty3Teknik Sipil, Universitas Mulawarman, Samarinda, IndonesiaTeknik Sipil, Universitas Mulawarman, Samarinda, IndonesiaTeknik Sipil, Universitas Mulawarman, Samarinda, IndonesiaRekayasa Infrastruktur dan Lingkungan, Universitas Fajar, Makassar, IndonesiaTujuan penelitian yakni menganalisis pemanfaatan fly ash tipe C yang berfungsi aditif untuk meningkatkan mutu beton menggunakan agregat halus samboja dan meningkatkan kuat tekan beton normal. Metode penelitian ini merujuk pada SNI-03-2834-2000 serta dilakukan uji kuat tekan beton menggunakan benda uji silinder berdiameter 15 dan 30 cm, umur 28 hari serta kuat rencana 20,75 MPa. Adapun variasi yang digunakan 0%, 10%, 15%, 20%, 25% hingga 30% Fly Ash terhadap berat semen. Hasil penelitian menunjukan nilai kuat tekan beton secara berurutan sebesar 26,24 MPa; 28,72 MPa; 29,38 MPa; 30,88 MPa; 29,72 MPa dan 28,31 MPa, dan dari hasil tersebut terlihat nilai kuat tekan paling tinggi didapatkan pada variasi fly ash 20% dengan nilai kuat tekan 30,88 MPa. Adapun kenaikan persentasi kuat tekannya secara berurutan adalah 9,45%; 11.96%; 17.68%; 13.26% dan 7.89%, juga dapat dilihat bahwa beton dengan variasi konsentrasi fly ash dapat meningkatkan kuat tekan hingga 17,68% dari beton normal pada variasi 20%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan penggunaan fly ash berperan secara efektif sebagai aditif mineral sehingga dapat memaksimalkan kuat tekan beton secara signifikan dan meningkatkan mutu beton yang menggunakan agregat halus samboja dan juga penelitian ini memberikan wawasan mengenai peran bahan aditif khususnya fly ash dalam meningkatkan kualitas beton.https://jurnal.dinarek.unsoed.ac.id/index.php/main/article/view/2aditifbetonfly ash
spellingShingle Mardewi Jamal
Tamrin Tamrin
Tan Dicky Dwi Sutanto
Sri Gusty
ANALISIS FLY ASH TIPE C SEBAGAI ADITIF TERHADAP KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN AGREGAT HALUS SAMBOJA
Dinamika Rekayasa
aditif
beton
fly ash
title ANALISIS FLY ASH TIPE C SEBAGAI ADITIF TERHADAP KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN AGREGAT HALUS SAMBOJA
title_full ANALISIS FLY ASH TIPE C SEBAGAI ADITIF TERHADAP KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN AGREGAT HALUS SAMBOJA
title_fullStr ANALISIS FLY ASH TIPE C SEBAGAI ADITIF TERHADAP KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN AGREGAT HALUS SAMBOJA
title_full_unstemmed ANALISIS FLY ASH TIPE C SEBAGAI ADITIF TERHADAP KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN AGREGAT HALUS SAMBOJA
title_short ANALISIS FLY ASH TIPE C SEBAGAI ADITIF TERHADAP KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN AGREGAT HALUS SAMBOJA
title_sort analisis fly ash tipe c sebagai aditif terhadap kuat tekan beton menggunakan agregat halus samboja
topic aditif
beton
fly ash
url https://jurnal.dinarek.unsoed.ac.id/index.php/main/article/view/2
work_keys_str_mv AT mardewijamal analisisflyashtipecsebagaiaditifterhadapkuattekanbetonmenggunakanagregathalussamboja
AT tamrintamrin analisisflyashtipecsebagaiaditifterhadapkuattekanbetonmenggunakanagregathalussamboja
AT tandickydwisutanto analisisflyashtipecsebagaiaditifterhadapkuattekanbetonmenggunakanagregathalussamboja
AT srigusty analisisflyashtipecsebagaiaditifterhadapkuattekanbetonmenggunakanagregathalussamboja