Aktifitas Caspase 3 sebagai Indikator Apoptosis pada Sel Kanker Ovarium

Kematian yang diakibatkan oleh kanker ovarium masih tetap tinggi meskipun sudah dengan penanganan yang agresif. Pemberian kemoterapi merupakan bagian penting selain tindakan operasi di dalam pengobatan kanker ovarium. Obat sitostatika yang digunakan bertujuan mempengaruhi DNA dan pada akhirnya memi...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Bambang Dwipoyono
Format: Article
Language:English
Published: Dharmais Cancer Hospital - National Cancer Center 2007-05-01
Series:Indonesian Journal of Cancer
Subjects:
Online Access:https://www.indonesianjournalofcancer.or.id/e-journal/index.php/ijoc/article/view/12
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850061594192510976
author Bambang Dwipoyono
author_facet Bambang Dwipoyono
author_sort Bambang Dwipoyono
collection DOAJ
description Kematian yang diakibatkan oleh kanker ovarium masih tetap tinggi meskipun sudah dengan penanganan yang agresif. Pemberian kemoterapi merupakan bagian penting selain tindakan operasi di dalam pengobatan kanker ovarium. Obat sitostatika yang digunakan bertujuan mempengaruhi DNA dan pada akhirnya memicu henti siklus sel dan apoptosis. Untuk mengetahui aktifitas caspase 3 sebagai indikator terjadinya apoptosis pada sel kanker ovarium setelah terpapar dengan sitostatika. Penelitian in vitro dengan memaparkan sel kanker ovarium primer yang berasal dari asites dan/atau "established" sel kanker ovarium dengan sitostatika dengan dosis dan waktu yang berbeda. Kemudian dilakukan perhitungan aktifitas caspase 3 dari kedua sel kanker ovarium tersebut. Penelitian ini dilakukan terhadap penderita kanker ovarium yang dilakukan operasi pada "Yale New Haven Hospital". Sel tumor yang berasal dari cairan asites menjalani isolasi dan kultur untuk mendapatkan kultur primer. Dilakukan pemaparan sel kanker ovarium primer dan "established" dengan carboplatin dan docetaxel selama 24 dan 48 jam dengan dosis yang berbeda. Apoptosis yang terjadi diketahui dengan melihat aktifitas spesifik caspase 3 dari masing-masing kelompok sel kanker ovarium tersebut. Dari 11 pasien kanker ovarium stadium lanjut (III-IV, FIGO) dengan jenis epithelial didapatkan bahwa carboplatin dosis 100-400mg/ml dapat menginduksi aktifitas caspase 3 dari "established" sel kanker ovarium maupun sel kanker ovarium primer. Docetaxel dosis 5ng/ml dan 500ng/ml juga dapat menginduksi aktifitas caspase 3 pada kedua kelompok sel kanker ovarium. Aktifitas caspase 3 dapat ditimbulkan dengan melakukan pemaparan sel kanker ovarium baik primer maupun "established" terhadap carboplatin dan docetaxel.
format Article
id doaj-art-04d2ebf0e24c4f4ea85f2dbc16434f28
institution DOAJ
issn 1978-3744
2355-6811
language English
publishDate 2007-05-01
publisher Dharmais Cancer Hospital - National Cancer Center
record_format Article
series Indonesian Journal of Cancer
spelling doaj-art-04d2ebf0e24c4f4ea85f2dbc16434f282025-08-20T02:50:12ZengDharmais Cancer Hospital - National Cancer CenterIndonesian Journal of Cancer1978-37442355-68112007-05-0112637210.33371/ijoc.v1i2.12Aktifitas Caspase 3 sebagai Indikator Apoptosis pada Sel Kanker OvariumBambang Dwipoyono0Staf Medik Fungsional Ginekologi Onkologi RS. Kanker "Dharmais", JakartaKematian yang diakibatkan oleh kanker ovarium masih tetap tinggi meskipun sudah dengan penanganan yang agresif. Pemberian kemoterapi merupakan bagian penting selain tindakan operasi di dalam pengobatan kanker ovarium. Obat sitostatika yang digunakan bertujuan mempengaruhi DNA dan pada akhirnya memicu henti siklus sel dan apoptosis. Untuk mengetahui aktifitas caspase 3 sebagai indikator terjadinya apoptosis pada sel kanker ovarium setelah terpapar dengan sitostatika. Penelitian in vitro dengan memaparkan sel kanker ovarium primer yang berasal dari asites dan/atau "established" sel kanker ovarium dengan sitostatika dengan dosis dan waktu yang berbeda. Kemudian dilakukan perhitungan aktifitas caspase 3 dari kedua sel kanker ovarium tersebut. Penelitian ini dilakukan terhadap penderita kanker ovarium yang dilakukan operasi pada "Yale New Haven Hospital". Sel tumor yang berasal dari cairan asites menjalani isolasi dan kultur untuk mendapatkan kultur primer. Dilakukan pemaparan sel kanker ovarium primer dan "established" dengan carboplatin dan docetaxel selama 24 dan 48 jam dengan dosis yang berbeda. Apoptosis yang terjadi diketahui dengan melihat aktifitas spesifik caspase 3 dari masing-masing kelompok sel kanker ovarium tersebut. Dari 11 pasien kanker ovarium stadium lanjut (III-IV, FIGO) dengan jenis epithelial didapatkan bahwa carboplatin dosis 100-400mg/ml dapat menginduksi aktifitas caspase 3 dari "established" sel kanker ovarium maupun sel kanker ovarium primer. Docetaxel dosis 5ng/ml dan 500ng/ml juga dapat menginduksi aktifitas caspase 3 pada kedua kelompok sel kanker ovarium. Aktifitas caspase 3 dapat ditimbulkan dengan melakukan pemaparan sel kanker ovarium baik primer maupun "established" terhadap carboplatin dan docetaxel.https://www.indonesianjournalofcancer.or.id/e-journal/index.php/ijoc/article/view/12caspase 3apoptosiskanker ovarium
spellingShingle Bambang Dwipoyono
Aktifitas Caspase 3 sebagai Indikator Apoptosis pada Sel Kanker Ovarium
Indonesian Journal of Cancer
caspase 3
apoptosis
kanker ovarium
title Aktifitas Caspase 3 sebagai Indikator Apoptosis pada Sel Kanker Ovarium
title_full Aktifitas Caspase 3 sebagai Indikator Apoptosis pada Sel Kanker Ovarium
title_fullStr Aktifitas Caspase 3 sebagai Indikator Apoptosis pada Sel Kanker Ovarium
title_full_unstemmed Aktifitas Caspase 3 sebagai Indikator Apoptosis pada Sel Kanker Ovarium
title_short Aktifitas Caspase 3 sebagai Indikator Apoptosis pada Sel Kanker Ovarium
title_sort aktifitas caspase 3 sebagai indikator apoptosis pada sel kanker ovarium
topic caspase 3
apoptosis
kanker ovarium
url https://www.indonesianjournalofcancer.or.id/e-journal/index.php/ijoc/article/view/12
work_keys_str_mv AT bambangdwipoyono aktifitascaspase3sebagaiindikatorapoptosispadaselkankerovarium