Komunitas Fitoplankton Pada Sistem Budidaya Intensif Udang Vaname, Litopenaeus vannamei di Probolinggo, Jawa Timur <br><i>[Phytoplankton Community at Intensive Cultivation System of White Shrimp, Litopenaeus vannamei in Pr

Abstrak Fitoplankton merupakan sumber pakan alami pada budidaya udang di tambak. Produktivitas fitoplankton dapat meningkat seiring dengan bertambahnya kandungan nutrien di tambak. Sisa metabolisme dan pakan merupakan sumber nutrien bagi pertumbuhan fitoplankton di tambak. Penelitian ini bertujuan...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Nasrullah Bai Arifin, Muhammad Fakhri, Ating Yuniarti, Anik Martinah Hariati
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga 2018-06-01
Series:Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan
Subjects:
Online Access:https://e-journal.unair.ac.id/JIPK/article/view/8542
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850031949752565760
author Nasrullah Bai Arifin
Muhammad Fakhri
Muhammad Fakhri
Ating Yuniarti
Ating Yuniarti
Anik Martinah Hariati
Anik Martinah Hariati
author_facet Nasrullah Bai Arifin
Muhammad Fakhri
Muhammad Fakhri
Ating Yuniarti
Ating Yuniarti
Anik Martinah Hariati
Anik Martinah Hariati
author_sort Nasrullah Bai Arifin
collection DOAJ
description Abstrak Fitoplankton merupakan sumber pakan alami pada budidaya udang di tambak. Produktivitas fitoplankton dapat meningkat seiring dengan bertambahnya kandungan nutrien di tambak. Sisa metabolisme dan pakan merupakan sumber nutrien bagi pertumbuhan fitoplankton di tambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi produktivitas dan mengidentifikasi jenis fitoplankton pada sistem budidaya intensif udang vaname, Litopenaeus vannamei. Penelitian ini dilakukan pada tiga petak tambak budidaya intensif udang vaname di Probolinggo, Jawa Timur. Pengambilan sampel air tambak dilakukan pada hari ke-17 dan hari ke-87 masa budidaya masing-masing dua kali setiap petak. Empat parameter lingkungan yaitu total ammonia nitrogen (TAN), nitrat, orthophosphate, total padatan tersupensi (TSS), dan klorofil diukur pada setiap sampel air tambak. Selain itu, kami juga mengidentifikasi dan menghitung fitoplankton pada setiap sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produktivitas pada ke tiga tambak berkisar antara 22.893,83 kg/ha sampai 23.600,61 kg/ha dengan ukuran panen 12,74 g/ekor sampai 14,35 g/ekor. Selama masa budidaya, konsentrasi TAN, TSS, dan klorofil meningkat seiring dengan semakin lamanya masa budidaya. Sementara itu, rerata kandungan nitrat dan orthophosphate cenderung menurun seiring bertambahnya masa budidaya. Jenis fitoplankton yang teridentifikasi yaitu dalam genus Oocystis, Chlorella, Nannochloropsis, Chaetoceros, Stephanodiscus, Nitzschia, Coscinodiscus, Cyclotella, dan Ulothrix. Fitoplankton dari kelompok Chlorophyta merupakan jenis yang dominan pada tambak 1 dan 2, sedangkan tambak 3 didominasi oleh kelompok Diatom. Penelitian ini mengindikasikan bahwa keberadaan fitoplankton di tambak mendukung ketersediaan pakan alami dan lingkungan yang baik bagi budidaya udang.                                                        Abstract Phytoplankton is a source of natural feed for shrimp cultivation in the pond. Phytoplankton productivity increases by the increased nutrient content in the pond. Feed and metabolic waste is the sources of nutrient for phytoplankton growth. This study aimed to evaluate productivity and identify phytoplankton at intensive white leg shrimp, Litopenaeus vannamei cultivation system. This study was conducted at three intensive white shrimp located in Probolinggo, East Java. Samples were collected on the early and the late of culture period (day 17 and 87 after stocking). Four environmental parameters including total ammonia nitrogen (TAN), nitrate, orthophosphate, total suspended solids (TSS), and chlorophyll-a were measured. Identification and density of phytoplankton were also performed of each pond. The result showed that the productivity of three ponds was 22,893.83 kg/ha to 23,600.61 kg/ha with an average size of 12.74 g to 14.35 g. During culture period, the concentration of TAN, TSS, and chlorophyll-a tended to increase. Meanwhile, the average of both nitrate and orthophosphate tended to decline. Several phytoplankton identified in this study were in the genus of Oocystis, Chlorella, Nannochloropsis, Chaetoceros, Stephanodiscus, Nitzschia, Coscinodiscus, Cyclotella, and Ulothrix. Phytoplankton of the group Chlorophyta is predominance for pond 1 and 2, while pond 3 was dominated by phytoplankton in the group of Diatom/Baccillariophyta. This study indicated that the presence of phytoplankton in the pond provides natural feed and good environmental condition for shrimp cultivation.
format Article
id doaj-art-022d225461ae458e9db993fe89fa4e2a
institution DOAJ
issn 2085-5842
2528-0759
language English
publishDate 2018-06-01
publisher Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga
record_format Article
series Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan
spelling doaj-art-022d225461ae458e9db993fe89fa4e2a2025-08-20T02:58:50ZengFaculty of Fisheries and Marine Universitas AirlanggaJurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan2085-58422528-07592018-06-01101465310.20473/jipk.v10i1.85424509Komunitas Fitoplankton Pada Sistem Budidaya Intensif Udang Vaname, Litopenaeus vannamei di Probolinggo, Jawa Timur <br><i>[Phytoplankton Community at Intensive Cultivation System of White Shrimp, Litopenaeus vannamei in PrNasrullah Bai Arifin0Muhammad Fakhri1Muhammad Fakhri2Ating Yuniarti3Ating Yuniarti4Anik Martinah Hariati5Anik Martinah Hariati6Program studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Indonesia.Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Indonesia.Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Indonesia.Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Indonesia.Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Indonesia.Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Indonesia.Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Indonesia.Abstrak Fitoplankton merupakan sumber pakan alami pada budidaya udang di tambak. Produktivitas fitoplankton dapat meningkat seiring dengan bertambahnya kandungan nutrien di tambak. Sisa metabolisme dan pakan merupakan sumber nutrien bagi pertumbuhan fitoplankton di tambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi produktivitas dan mengidentifikasi jenis fitoplankton pada sistem budidaya intensif udang vaname, Litopenaeus vannamei. Penelitian ini dilakukan pada tiga petak tambak budidaya intensif udang vaname di Probolinggo, Jawa Timur. Pengambilan sampel air tambak dilakukan pada hari ke-17 dan hari ke-87 masa budidaya masing-masing dua kali setiap petak. Empat parameter lingkungan yaitu total ammonia nitrogen (TAN), nitrat, orthophosphate, total padatan tersupensi (TSS), dan klorofil diukur pada setiap sampel air tambak. Selain itu, kami juga mengidentifikasi dan menghitung fitoplankton pada setiap sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produktivitas pada ke tiga tambak berkisar antara 22.893,83 kg/ha sampai 23.600,61 kg/ha dengan ukuran panen 12,74 g/ekor sampai 14,35 g/ekor. Selama masa budidaya, konsentrasi TAN, TSS, dan klorofil meningkat seiring dengan semakin lamanya masa budidaya. Sementara itu, rerata kandungan nitrat dan orthophosphate cenderung menurun seiring bertambahnya masa budidaya. Jenis fitoplankton yang teridentifikasi yaitu dalam genus Oocystis, Chlorella, Nannochloropsis, Chaetoceros, Stephanodiscus, Nitzschia, Coscinodiscus, Cyclotella, dan Ulothrix. Fitoplankton dari kelompok Chlorophyta merupakan jenis yang dominan pada tambak 1 dan 2, sedangkan tambak 3 didominasi oleh kelompok Diatom. Penelitian ini mengindikasikan bahwa keberadaan fitoplankton di tambak mendukung ketersediaan pakan alami dan lingkungan yang baik bagi budidaya udang.                                                        Abstract Phytoplankton is a source of natural feed for shrimp cultivation in the pond. Phytoplankton productivity increases by the increased nutrient content in the pond. Feed and metabolic waste is the sources of nutrient for phytoplankton growth. This study aimed to evaluate productivity and identify phytoplankton at intensive white leg shrimp, Litopenaeus vannamei cultivation system. This study was conducted at three intensive white shrimp located in Probolinggo, East Java. Samples were collected on the early and the late of culture period (day 17 and 87 after stocking). Four environmental parameters including total ammonia nitrogen (TAN), nitrate, orthophosphate, total suspended solids (TSS), and chlorophyll-a were measured. Identification and density of phytoplankton were also performed of each pond. The result showed that the productivity of three ponds was 22,893.83 kg/ha to 23,600.61 kg/ha with an average size of 12.74 g to 14.35 g. During culture period, the concentration of TAN, TSS, and chlorophyll-a tended to increase. Meanwhile, the average of both nitrate and orthophosphate tended to decline. Several phytoplankton identified in this study were in the genus of Oocystis, Chlorella, Nannochloropsis, Chaetoceros, Stephanodiscus, Nitzschia, Coscinodiscus, Cyclotella, and Ulothrix. Phytoplankton of the group Chlorophyta is predominance for pond 1 and 2, while pond 3 was dominated by phytoplankton in the group of Diatom/Baccillariophyta. This study indicated that the presence of phytoplankton in the pond provides natural feed and good environmental condition for shrimp cultivation.https://e-journal.unair.ac.id/JIPK/article/view/8542phytoplankton, intensive cultivation system, whiteleg shrimp, litopenaeus vannamei
spellingShingle Nasrullah Bai Arifin
Muhammad Fakhri
Muhammad Fakhri
Ating Yuniarti
Ating Yuniarti
Anik Martinah Hariati
Anik Martinah Hariati
Komunitas Fitoplankton Pada Sistem Budidaya Intensif Udang Vaname, Litopenaeus vannamei di Probolinggo, Jawa Timur <br><i>[Phytoplankton Community at Intensive Cultivation System of White Shrimp, Litopenaeus vannamei in Pr
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan
phytoplankton, intensive cultivation system, whiteleg shrimp, litopenaeus vannamei
title Komunitas Fitoplankton Pada Sistem Budidaya Intensif Udang Vaname, Litopenaeus vannamei di Probolinggo, Jawa Timur <br><i>[Phytoplankton Community at Intensive Cultivation System of White Shrimp, Litopenaeus vannamei in Pr
title_full Komunitas Fitoplankton Pada Sistem Budidaya Intensif Udang Vaname, Litopenaeus vannamei di Probolinggo, Jawa Timur <br><i>[Phytoplankton Community at Intensive Cultivation System of White Shrimp, Litopenaeus vannamei in Pr
title_fullStr Komunitas Fitoplankton Pada Sistem Budidaya Intensif Udang Vaname, Litopenaeus vannamei di Probolinggo, Jawa Timur <br><i>[Phytoplankton Community at Intensive Cultivation System of White Shrimp, Litopenaeus vannamei in Pr
title_full_unstemmed Komunitas Fitoplankton Pada Sistem Budidaya Intensif Udang Vaname, Litopenaeus vannamei di Probolinggo, Jawa Timur <br><i>[Phytoplankton Community at Intensive Cultivation System of White Shrimp, Litopenaeus vannamei in Pr
title_short Komunitas Fitoplankton Pada Sistem Budidaya Intensif Udang Vaname, Litopenaeus vannamei di Probolinggo, Jawa Timur <br><i>[Phytoplankton Community at Intensive Cultivation System of White Shrimp, Litopenaeus vannamei in Pr
title_sort komunitas fitoplankton pada sistem budidaya intensif udang vaname litopenaeus vannamei di probolinggo jawa timur br i phytoplankton community at intensive cultivation system of white shrimp litopenaeus vannamei in pr
topic phytoplankton, intensive cultivation system, whiteleg shrimp, litopenaeus vannamei
url https://e-journal.unair.ac.id/JIPK/article/view/8542
work_keys_str_mv AT nasrullahbaiarifin komunitasfitoplanktonpadasistembudidayaintensifudangvanamelitopenaeusvannameidiprobolinggojawatimurbriphytoplanktoncommunityatintensivecultivationsystemofwhiteshrimplitopenaeusvannameiinpr
AT muhammadfakhri komunitasfitoplanktonpadasistembudidayaintensifudangvanamelitopenaeusvannameidiprobolinggojawatimurbriphytoplanktoncommunityatintensivecultivationsystemofwhiteshrimplitopenaeusvannameiinpr
AT muhammadfakhri komunitasfitoplanktonpadasistembudidayaintensifudangvanamelitopenaeusvannameidiprobolinggojawatimurbriphytoplanktoncommunityatintensivecultivationsystemofwhiteshrimplitopenaeusvannameiinpr
AT atingyuniarti komunitasfitoplanktonpadasistembudidayaintensifudangvanamelitopenaeusvannameidiprobolinggojawatimurbriphytoplanktoncommunityatintensivecultivationsystemofwhiteshrimplitopenaeusvannameiinpr
AT atingyuniarti komunitasfitoplanktonpadasistembudidayaintensifudangvanamelitopenaeusvannameidiprobolinggojawatimurbriphytoplanktoncommunityatintensivecultivationsystemofwhiteshrimplitopenaeusvannameiinpr
AT anikmartinahhariati komunitasfitoplanktonpadasistembudidayaintensifudangvanamelitopenaeusvannameidiprobolinggojawatimurbriphytoplanktoncommunityatintensivecultivationsystemofwhiteshrimplitopenaeusvannameiinpr
AT anikmartinahhariati komunitasfitoplanktonpadasistembudidayaintensifudangvanamelitopenaeusvannameidiprobolinggojawatimurbriphytoplanktoncommunityatintensivecultivationsystemofwhiteshrimplitopenaeusvannameiinpr