PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG METRIS DI SEKOLAH DASAR NEGERI SEKECAMATAN CISAUK, TANGERANG

Belajar berhitung dianggap paling sulit sehingga tidak mengherankan bahwa fobia terjadi di antara siswa sekolah dasar terhadap pelajaran ini. Siswa merasa sulit untuk memahami, tidak bersemangat untuk belajar, dan akhirnya berpengaruh pada prestasi pembelajaran. Keluhan tersebut berasal dari guru di...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Stephanus Ivan Gunawan, Sri Hapsari Wijayanti
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Negeri Semarang 2019-01-01
Series:Jurnal Abdimas
Subjects:
Online Access:https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/abdimas/article/view/8983
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850245614327037952
author Stephanus Ivan Gunawan
Sri Hapsari Wijayanti
author_facet Stephanus Ivan Gunawan
Sri Hapsari Wijayanti
author_sort Stephanus Ivan Gunawan
collection DOAJ
description Belajar berhitung dianggap paling sulit sehingga tidak mengherankan bahwa fobia terjadi di antara siswa sekolah dasar terhadap pelajaran ini. Siswa merasa sulit untuk memahami, tidak bersemangat untuk belajar, dan akhirnya berpengaruh pada prestasi pembelajaran. Keluhan tersebut berasal dari guru di sekolah dasar negeri di Kecamatan Cisauk, Tangerang, Jawa Barat. Mereka mengatakan bahwa siswa kurang bersemangat untuk belajar berhitung atau matematika dan merasa sulit untuk memahami meskipun mereka telah mengulang pelajaran tersebut berkali-kali. Selain itu, siswa sering kali kurang beruntung dalam kompetisi matematika yang diadakan setiap tahun di Cisauk. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kapasitas guru sekolah dasar di Cisauk melalui metode berhitung  metriks. Metode ini dikenal cepat, mudah dan menyenangkan. Target kegiatan ini adalah guru dan siswa dari tujuh belas sekolah dasar negeri di Cisauk. Kegiatan ini dibagi menjadi tiga pertemuan, yaitu pelatihan untuk guru, pendampingan guru dan siswa, dan kompetisi untuk siswa. Secara umum, pemahaman guru tentang pelatihan berada pada tingkat yang cukup. Mereka telah menerapkan metode ini kepada siswa di kelas. Penguasaan siswa terhadap metode ini dapat dibuktikan dari kecepatan dan ketepatan saat kompetisi. Namun, siswa masih lemah dalam operasi hitung perkalian, pengurangan, dan penambahan  secara hafalan.
format Article
id doaj-art-01ce8027efa345768da4eeddd70beb57
institution OA Journals
issn 1410-2765
2503-1252
language English
publishDate 2019-01-01
publisher Universitas Negeri Semarang
record_format Article
series Jurnal Abdimas
spelling doaj-art-01ce8027efa345768da4eeddd70beb572025-08-20T01:59:26ZengUniversitas Negeri SemarangJurnal Abdimas1410-27652503-12522019-01-012222272348305PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG METRIS DI SEKOLAH DASAR NEGERI SEKECAMATAN CISAUK, TANGERANGStephanus Ivan GunawanSri Hapsari WijayantiBelajar berhitung dianggap paling sulit sehingga tidak mengherankan bahwa fobia terjadi di antara siswa sekolah dasar terhadap pelajaran ini. Siswa merasa sulit untuk memahami, tidak bersemangat untuk belajar, dan akhirnya berpengaruh pada prestasi pembelajaran. Keluhan tersebut berasal dari guru di sekolah dasar negeri di Kecamatan Cisauk, Tangerang, Jawa Barat. Mereka mengatakan bahwa siswa kurang bersemangat untuk belajar berhitung atau matematika dan merasa sulit untuk memahami meskipun mereka telah mengulang pelajaran tersebut berkali-kali. Selain itu, siswa sering kali kurang beruntung dalam kompetisi matematika yang diadakan setiap tahun di Cisauk. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kapasitas guru sekolah dasar di Cisauk melalui metode berhitung  metriks. Metode ini dikenal cepat, mudah dan menyenangkan. Target kegiatan ini adalah guru dan siswa dari tujuh belas sekolah dasar negeri di Cisauk. Kegiatan ini dibagi menjadi tiga pertemuan, yaitu pelatihan untuk guru, pendampingan guru dan siswa, dan kompetisi untuk siswa. Secara umum, pemahaman guru tentang pelatihan berada pada tingkat yang cukup. Mereka telah menerapkan metode ini kepada siswa di kelas. Penguasaan siswa terhadap metode ini dapat dibuktikan dari kecepatan dan ketepatan saat kompetisi. Namun, siswa masih lemah dalam operasi hitung perkalian, pengurangan, dan penambahan  secara hafalan.https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/abdimas/article/view/8983literasi matematika, aritmatika, guru, metris
spellingShingle Stephanus Ivan Gunawan
Sri Hapsari Wijayanti
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG METRIS DI SEKOLAH DASAR NEGERI SEKECAMATAN CISAUK, TANGERANG
Jurnal Abdimas
literasi matematika, aritmatika, guru, metris
title PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG METRIS DI SEKOLAH DASAR NEGERI SEKECAMATAN CISAUK, TANGERANG
title_full PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG METRIS DI SEKOLAH DASAR NEGERI SEKECAMATAN CISAUK, TANGERANG
title_fullStr PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG METRIS DI SEKOLAH DASAR NEGERI SEKECAMATAN CISAUK, TANGERANG
title_full_unstemmed PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG METRIS DI SEKOLAH DASAR NEGERI SEKECAMATAN CISAUK, TANGERANG
title_short PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG METRIS DI SEKOLAH DASAR NEGERI SEKECAMATAN CISAUK, TANGERANG
title_sort peningkatan kemampuan berhitung metris di sekolah dasar negeri sekecamatan cisauk tangerang
topic literasi matematika, aritmatika, guru, metris
url https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/abdimas/article/view/8983
work_keys_str_mv AT stephanusivangunawan peningkatankemampuanberhitungmetrisdisekolahdasarnegerisekecamatancisauktangerang
AT srihapsariwijayanti peningkatankemampuanberhitungmetrisdisekolahdasarnegerisekecamatancisauktangerang