EFEKTIVITAS EKSTRAK ALGA COKLAT (SARGASSUM SP.) 2% DALAM PELEMBAB PADA KULIT KERING

Latar Belakang: Kerusakan pada kulit akan berdampak pada terjadinya kulit kering. Pelembab digunakan sebagai tatalaksana pada kulit kering yang ada masih banyak terbuat dari bahan sintesis yang dapat menimbulkan efek samping dalam pemakaian jangka panjang. Alga coklat (Sargassum sp.) mengandung berb...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Tesha Kurnia, Retno Indar Widayati
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro 2017-06-01
Series:Jurnal Kedokteran Diponegoro
Subjects:
Online Access:https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18639
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849683137695580160
author Tesha Kurnia
Retno Indar Widayati
author_facet Tesha Kurnia
Retno Indar Widayati
author_sort Tesha Kurnia
collection DOAJ
description Latar Belakang: Kerusakan pada kulit akan berdampak pada terjadinya kulit kering. Pelembab digunakan sebagai tatalaksana pada kulit kering yang ada masih banyak terbuat dari bahan sintesis yang dapat menimbulkan efek samping dalam pemakaian jangka panjang. Alga coklat (Sargassum sp.) mengandung berbagai bahan aktif seperti alginat dan fukosantin yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pelembab. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas ekstrak alga coklat (Sargassum sp) 2% dalam pelembab pada kulit kering. Tujuan: Menganalisa efektivitas ekstrak alga coklat (Sargassum sp) 2% dalam pelembab pada kulit kering. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pre test post test control group design. Subjek penelitian berjumlah 56 orang yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok perlakuan diberi pelembab dengan ekstrak alga coklat (Sargassum sp.) 2% sedangkan kelompok kontrol hanya diberikan pelembab tanpa ekstrak alga coklat. Uji statistik menggunakan uji Mann Whitney dan uji Wilcoxon. Hasil: Rata-rata usia subjek pada kelompok perlakuan dan kontrol adalah 20 tahun. Tidak terdapat perbedaan usia bermakna antara kedua kelompok (p=0,615). Uji Mann Whitney rerata skor ODS kelompok perlakuan dan kontrol pada awal maupun akhir penelitian didapatkan hasil yang tidak bermakna (p>0,05). Perbedaan skor ODS awal dan akhir penelitian pada kelompok perlakuan maupun kontrol dengan uji Wilcoxon didapatkan hasil yang bermakna (p<0,05). Simpulan: Pelembab dengan ekstrak alga coklat (Sargassum sp) 2% efektif menurunkan derajat kulit kering.
format Article
id doaj-art-012e5cdda0714fe6bdcfe4bf0f836ee1
institution DOAJ
issn 2540-8844
language English
publishDate 2017-06-01
publisher Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
record_format Article
series Jurnal Kedokteran Diponegoro
spelling doaj-art-012e5cdda0714fe6bdcfe4bf0f836ee12025-08-20T03:23:59ZengFaculty of Medicine, Universitas DiponegoroJurnal Kedokteran Diponegoro2540-88442017-06-01621261126810.14710/dmj.v6i2.1863918132EFEKTIVITAS EKSTRAK ALGA COKLAT (SARGASSUM SP.) 2% DALAM PELEMBAB PADA KULIT KERINGTesha KurniaRetno Indar WidayatiLatar Belakang: Kerusakan pada kulit akan berdampak pada terjadinya kulit kering. Pelembab digunakan sebagai tatalaksana pada kulit kering yang ada masih banyak terbuat dari bahan sintesis yang dapat menimbulkan efek samping dalam pemakaian jangka panjang. Alga coklat (Sargassum sp.) mengandung berbagai bahan aktif seperti alginat dan fukosantin yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pelembab. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas ekstrak alga coklat (Sargassum sp) 2% dalam pelembab pada kulit kering. Tujuan: Menganalisa efektivitas ekstrak alga coklat (Sargassum sp) 2% dalam pelembab pada kulit kering. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pre test post test control group design. Subjek penelitian berjumlah 56 orang yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok perlakuan diberi pelembab dengan ekstrak alga coklat (Sargassum sp.) 2% sedangkan kelompok kontrol hanya diberikan pelembab tanpa ekstrak alga coklat. Uji statistik menggunakan uji Mann Whitney dan uji Wilcoxon. Hasil: Rata-rata usia subjek pada kelompok perlakuan dan kontrol adalah 20 tahun. Tidak terdapat perbedaan usia bermakna antara kedua kelompok (p=0,615). Uji Mann Whitney rerata skor ODS kelompok perlakuan dan kontrol pada awal maupun akhir penelitian didapatkan hasil yang tidak bermakna (p>0,05). Perbedaan skor ODS awal dan akhir penelitian pada kelompok perlakuan maupun kontrol dengan uji Wilcoxon didapatkan hasil yang bermakna (p<0,05). Simpulan: Pelembab dengan ekstrak alga coklat (Sargassum sp) 2% efektif menurunkan derajat kulit kering.https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18639ekstrak alga coklat (sargasum sp.) 2%, pelembab, kulit kering
spellingShingle Tesha Kurnia
Retno Indar Widayati
EFEKTIVITAS EKSTRAK ALGA COKLAT (SARGASSUM SP.) 2% DALAM PELEMBAB PADA KULIT KERING
Jurnal Kedokteran Diponegoro
ekstrak alga coklat (sargasum sp.) 2%, pelembab, kulit kering
title EFEKTIVITAS EKSTRAK ALGA COKLAT (SARGASSUM SP.) 2% DALAM PELEMBAB PADA KULIT KERING
title_full EFEKTIVITAS EKSTRAK ALGA COKLAT (SARGASSUM SP.) 2% DALAM PELEMBAB PADA KULIT KERING
title_fullStr EFEKTIVITAS EKSTRAK ALGA COKLAT (SARGASSUM SP.) 2% DALAM PELEMBAB PADA KULIT KERING
title_full_unstemmed EFEKTIVITAS EKSTRAK ALGA COKLAT (SARGASSUM SP.) 2% DALAM PELEMBAB PADA KULIT KERING
title_short EFEKTIVITAS EKSTRAK ALGA COKLAT (SARGASSUM SP.) 2% DALAM PELEMBAB PADA KULIT KERING
title_sort efektivitas ekstrak alga coklat sargassum sp 2 dalam pelembab pada kulit kering
topic ekstrak alga coklat (sargasum sp.) 2%, pelembab, kulit kering
url https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18639
work_keys_str_mv AT teshakurnia efektivitasekstrakalgacoklatsargassumsp2dalampelembabpadakulitkering
AT retnoindarwidayati efektivitasekstrakalgacoklatsargassumsp2dalampelembabpadakulitkering